Polisi Amankan Senjata Tajam Saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Polisi masih mendalami alasan dua senjata tajam dibawa.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 18 Agustus 2026, 20:05 WIB
Polisi temukan pisau dan golok saat demo mahasiswa. (Liputan6.com/ Rifqy Alief Abiyya)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menemukan dua senjata tajam saat aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung UoB, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, dua senjata tajam tersebut berupa pisau dan golok. Keduanya ditemukan oleh Satgas Gakkum.

“Ditemukan satu buah bilah pisau yang dibawa oleh oknum berinisial AM, ini masih didalami. Yang satu lagi satu buah golok yang dibawa oleh sopir ambulans,” kata Budi kepada wartawan.

Budi menambahkan, pisau tersebut dibawa oleh salah satu oknum mahasiswa berinisial AM. Sementara golok ditemukan di dalam ambulans yang melintas di sekitar lokasi aksi.

“Pisau ini oknum salah satu mahasiswa, ini masih didalami apakah ada niat sengaja atau tidak sengaja membawa pisau. Terkait golok ditemukan pada saat ada ambulans melintasi, dicurigai digeledah, ternyata ada di ambulans di sebelah kursi dari pengemudi ambulans,” jelasnya.

Budi menegaskan, benda berbahaya tidak boleh dibawa atau berada di area umum saat melakukan aksi demonstrasi. Dia mengimbau masyarakat dan peserta aksi agar tidak membawa barang berbahaya maupun benda tajam selama demonstrasi.

Selain itu, dia meminta massa aksi menjaga ketertiban agar penyampaian pendapat berlangsung aman dan nyaman.

“Saat sekarang untuk orang-orang tersebut masih didalami apakah niat membawa ini untuk apa, ini masih kami dalami,” jelasnya.

 

 

 

 

 

Jalan Sudirman ke Bundaran HI Dibuka

_Polisi Amankan Pisau dan Golok Saat Demo Mahasiswa Berlangsung

Arus lalu lintas Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI kembali dibuka setelah aksi demonstrasi mahasiswa berakhir pada Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, petugas gabungan kembali membuka jalan tersebut sekitar pukul 18.50 WIB. Kendaraan roda dua maupun roda empat langsung melintas. Sementara massa aksi mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.10 WIB.

Sebelum dibuka, sejumlah personel melakukan sterilisasi dan penyisiran di sepanjang jalan untuk memastikan kondisi aman.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto juga tampak hadir memimpin personel dalam proses pembukaan jalan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, aksi penyampaian aspirasi mahasiswa telah selesai digelar dengan aman dan kondusif.

Dia juga mengapresiasi mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya sehingga seluruh rangkaian aksi berjalan tertib.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang pada hari ini sudah menyampaikan aspirasinya dan semua berjalan kondusif,” kata dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya