Perempuan di Malaysia Tewas Usai Kerudung Terlilit Penggerak Pintu Air

Kecelakaan fatal terjadi di Malaysia, seorang perempuan pekerja tewas setelah kerudung terlilit penggerak pintu air saat bertugas menutup pintu air.

oleh Septian DenyDiterbitkan 18 Agustus 2026, 14:00 WIB
Ilustrasi pintu air. (Sumber: merdeka.com)

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Seorang pekerja di Departemen Irigasi dan Drainase Malaysia, Selaton Nuri (55) meninggal dunia setelah kerudung yang dikenakannya terlilit pada penggerak pintu air saat ia tengah bertugas menutup pintu air di Sabak Bernam, Selangor.

Dikutip dari NTS, Selasa (18/8/2026), Selaton dilaporkan sedang menutup pintu air setelah air pasang ketika insiden tragis tersebut terjadi. Kecelakaan itu kemudian menyebabkan perempuan yang merupakan ibu enam anak tersebut meninggal dunia.

Jenazah Selaton menjalani autopsi di Rumah Sakit Sungai Buloh sebelum dimandikan dan dikafani. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumahnya di Kampung Bagan Terap sekitar pukul 17.30 waktu setempat agar keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir.

Jenazah kemudian dibawa ke Masjid Al-Mujahiddin di Pekan Bagan Terap untuk disalatkan. Salat jenazah dipimpin oleh putranya, Riduan Basar, yang berusia 26 tahun.

Setelah salat, jenazah dibawa ke Pemakaman Muslim Kampung Bagan Terap dan dimakamkan sekitar pukul 21.40 waktu setempat.

Berawal Saat Menutup Pintu Air

Insiden tersebut terjadi ketika Selaton menjalankan tugasnya sebagai penjaga pintu air. Ia berada di lokasi untuk menutup pintu air menyusul kondisi air pasang.

Kepala Kepolisian Distrik Sabak Bernam, Superintenden Md Yusof Ahmad, mengatakan polisi menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Kasus tersebut kemudian diklasifikasikan sebagai kematian mendadak.

Kecelakaan itu bermula ketika kerudung Selaton tersangkut dan terbelit pada penggelek pintu air. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian menemukan korban tergeletak di area pintu air.

Selaton diketahui telah bekerja sebagai penjaga pintu air selama 21 tahun. Ia meninggalkan suami, Basar Maslan, 63, serta enam anak berusia antara 23 dan 36 tahun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya