Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Presiden Prabowo meminta warung di desa ditutup karena tidak menguntungkan negara. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Agustus 2026.
Advertisement
Dalam unggahannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan narasi:
"Prabowo sebut kalau bisa seluruh warung yg ada di desa dan daerah tutup saja biar mereka belanja di Kopdes toh warung ga ada untungnya buat negara"
Akun itu menambahkan narasi:
"Sekalian aja matikan mata pencaharian rakyat pak..🤦♂️😒
Keluar lagi pernyataan Prabowo Subianto melalui para menterinya mengenai soal koperasi merah putih yg menjadi program unggulannya .jika koperasi merah putih dinilai sepi karena banyaknya warung warung disetiap daerah maka suruh tutup saja toh warung itu juga gak menguntungkan buat negara ..."
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Presiden Prabowo meminta warung di desa ditutup karena tidak menguntungkan negara?
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan pernyataan Presiden Prabowo yang meminta warung di desa ditutup karena tidak menguntungkan negara.
Sebelumnya Menteri Desa Yandri Susanto juga pernah mengatakan kehadiran Kopdes tidak akan mengganggu warung kecil dan warung kelontong di sekitarnya.
"Insya Allah tidak akan mematikan warung-warung kecil atau warung-warung kelontong yang ada desa, nanti akan diatur sedemikian rupa, sehingga semuanya tetap hidup dan tetap kuat," kata Yandri.
Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan metode Reverse Images. Hasilnya ada foto yang identik dengan postingan.
Foto itu diunggah situs Setneg.go.id dalam artikel berjudul yang tayang pada 19 Juni 2026."Bertemu Presiden Putin, Presiden Prabowo Bawa Indonesia ke Pentas Dunia"
Dalam artikel itu sama sekali tidak membahas pernyataan Presiden Prabowo akan menutup warung di desa. Presiden Prabowo hanya membahas hasil pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Rusia.
Sumber:
https://www.setneg.go.id/baca/index/bertemu_presiden_putin_presiden_prabowo_bawa_indonesia_ke_pentas_dunia
Kesimpulan
Postingan yang mengklaim Presiden Prabowo meminta warung di desa ditutup karena tidak menguntungkan negara adalah hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.