Liputan6.com, Jakarta - Nasib nahas menimpa M alias Mus (30), seorang pekerja toko grosir di Kabupaten Jember. Pria tersebut tewas seketika di tempat kerjanya usai tertimbun tumpukan karpet, Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Senin (17/8/2026).
Insiden maut itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB, tepat saat toko baru membuka operasionalnya. Berdasarkan informasi di lapangan, musibah bermula ketika korban bersama rekannya berusaha menggeser muatan yang baru diturunkan dari armada pengirim di area loading dock untuk dipindahkan ke gudang dalam.
Advertisement
Ketua RW setempat, Ely, menuturkan bahwa tumpukan berisi gulungan karpet dan beban berat lainnya tersebut diduga kuat melebihi kapasitas aman penataan.
“Korban mendorong dari posisi bawah tanpa penopang yang kuat. Dampaknya, struktur tumpukan atas runtuh dan langsung menimpa tubuhnya,” ujar Ely, Selasa (18/8/2026)
Benturan keras dari material berat itu mengakibatkan korban mengalami luka parah di bagian kepala hingga mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Meski ambulans swasta sempat tiba lokasi, kepolisian mengarahkan agar evakuasi jenazah dilakukan secara resmi.
“Jasad korban dievakuasi ke RSUD dr. Soebandi untuk menjalani proses pemulasaraan dan autopsi,” tambah Ely.
Dugaan kelalaian K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) kini menjadi sorotan utama. Kasus kecelakaan kerja ini tengah ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polres Jember. Petugas telah memasang garis polisi dan mengumpulkan bukti melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Ario Senopati Joyonegoro, membenarkan bahwa jajarannya sedang mendalami penyebab pasti robohnya tumpukan barang yang merenggut nyawa pekerja tersebut.
"Masih kita lakukan penyelidikan terkait kasus ini nanti hasilnya akan kita beritahukan lebih lanjut," ujarnya.