HUT ke-81 RI, KPK Kirim Pesan untuk Korban Gempa NTT

KPK mendoakan korban gempa NTT saat HUT RI ke-81 dan menginstruksikan pengumpulan bantuan.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 17 Agustus 2026, 17:39 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto saat memberikan sambutan dalam upacara HUT Ke-81 RI, Senin (17/8/2026). (Foto: Humas KPK)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mendoakan para korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung KPK, Senin (17/8/2026).

"Sebelum saya melanjutkan rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan ini, saya minta izin kita semuanya mendoakan saudara kita yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto, Senin (17/8/2026).

Dia mendoakan agar para korban gempa NTT diberikan ketabahan dalam menghadapi setiap cobaan.

"Untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa di Nusa Tenggara Timur, kita doakan mudah-mudahan semuanya selalu dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dan diberikan ketabahan, terutama yang saat ini dalam perawatan," ucap Setyo.

Menurut dia, di tengah suasana peringatan kemerdekaan RI, bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi masa sulit.

"Oleh karena itu, atas nama keluarga besar KPK, saya menyampaikan rasa empati dan solidaritas yang tulus kepada mereka. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan jalan untuk segera bangkit kembali," kata Setyo.

Dia pun menginstruksikan kepada jajaran di lembaga antirasuah untuk berusaha membantu semampunya semaksimal mungkin. Salah satunya, kata Setyo, dengan melakukan pengumpulan bantuan.

"Mungkin dengan bantuan pengumpulan donasi atau mungkin kita bantu dengan sesuatu yang berbentuk barang yang kemudian bisa kita kirimkan ke lokasi-lokasi yang terdampak terhadap gempa tersebut sebagaimana yang sudah pernah kita lakukan pada saat saudara-saudara kita di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat terkena musibah bencana," tutup Setyo.

Bantuan Logistik Korban Gempa Tiba di Maumere

Sebelumnya, ribuan paket bantuan logistik dari Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (16/8/2026).

Bantuan tersebut dikirim untuk membantu masyarakat terdampak gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau  Flores, Sabtu (15/8/2026).

Selain di Kabupaten Sikka, bantuan itu juga disalurkan ke kabupaten lain yang terdampak parah, seperti Kabupaten Nagekeo, Bajawa, Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

Pesawat Hercules A-1343 milik TNI Angkatan Udara mendarat di Bandara Frans Seda pukul 09.00 WITA. Membawa 14 ton beras yang telah dikemas menjadi 2.545 paket sembako.

Begitu pesawat tiba, proses bongkar muat langsung dilakukan. Personel TNI, termasuk prajurit Kodim 1603/Sikka, bergerak cepat menurunkan seluruh bantuan dari dalam pesawat untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak yang berada di sejumlah posko pengungsian.

“Kemenko PMK hadir untuk memastikan bahwa pemerintah daerah tidak sendirian dalam menghadapi cobaan bencana di daerah wilayah NTT,” kata Deputi Kemenko PMK, Lilis di Sikka.

Ia menegaskan, penanganan masyarakat terdampak membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago berterima kasih kepada Prabowo atas bantuan untuk korban bencana.

"Pendistribusian dilakukan secara cepat mengingat kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian terus meningkat pascagempa," ucapnya.

Ia menambahkan, tibanya ribuan paket bantuan Presiden di Maumere menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Flores, khususnya warga Kabupaten Sikka yang terdampak gempa.

Pemerintah bersama aparat dan seluruh unsur terkait terus melakukan pendataan kebutuhan warga serta memastikan bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran di tengah kondisi darurat pascagempa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya