Wamensos Bertolak ke NTT, Bawa Misi Khusus dari Prabowo

Fokus utama adalah pemenuhan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 16 Agustus 2026, 19:47 WIB
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama jajaran menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara bertolak ke NTT. (Foto: Laman Kemensos).

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama jajaran menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan penanganan darurat pascagempa berjalan maksimal.

Rombongan berangkat menggunakan pesawat Boeing TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8/2026) malam, menuju Labuan Bajo atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Sesuai perintah Presiden, kita hadir di sana untuk mengambil langkah-langkah darurat. Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat akan segera kita penuhi, mulai dari logistik, kebutuhan BBM, listrik, jaringan komunikasi, dan fasilitas dasar lainnya," ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

 

Penanganan gempa NTT dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga. Rombongan turut diikuti Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Mohamad Syafii, Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Ketua Komite II DPD RI Angelius Wake Kako, serta Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus.

Kehadiran lintas sektor tersebut diharapkan mempercepat penanganan darurat, termasuk pemulihan fasilitas publik dan layanan kesehatan di wilayah terdampak.

"Jadi pada prinsipnya, kami akan hadir di sana, kemudian akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak bencana di NTT," ucap Agus Jabo.

Menurut Agus Jabo, terkait peran Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan logistik sudah mulai digerakkan sejak Sabtu siang 15 Agustus 2026.

Dia mengatakan, fokus utama Kemensos adalah memastikan kebutuhan harian para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti ibu dan anak-anak, terpenuhi dengan layak.

"Sesuai tugas Kemensos, dalam situasi darurat tentunya kami akan memberikan kebutuhan-kebutuhan darurat, seperti permakanan, tenda untuk pengungsi, pakaian, termasuk pakaian ibu, pakaian anak-anak, dan kebutuhan darurat yang lain," papar Agus Jabo.

Dia berharap bantuan yang dikirimkan dari berbagai titik tersebut dapat tiba tepat waktu di lokasi bencana agar tidak terjadi kekosongan pasokan kebutuhan pokok di posko pengungsian.

Agenda rombongan pada Minggu (16/8/2026) diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah NTT yang dipusatkan di Ende.

"Koordinasi ini dilakukan untuk memetakan wilayah yang membutuhkan penanganan paling mendesak," papar Agus Jabo.

Setelah koordinasi selesai, rombongan dijadwalkan meninjau langsung wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan paling parah, salah satunya adalah Kabupaten Nagekeo.

"Kemungkinan kita akan jalur darat dari Ende ke Nagekeo, karena di sana cukup parah, termasuk kalau dimungkinkan kita akan mendatangi tempat-tempat lain," pungkas Agus Jabo.

 

Prabowo: Pemerintah Akan Berupaya yang Terbaik Pulihkan NTT

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi. Untuk membantu meringankan langkah di masa sulit ini, 50.000 paket bantuan sembako telah kami berangkatkan pada 15 Agustus kemarin,” ujar Prabowo melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @prabowo, Minggu (16/8/2026).

Ia juga telah meminta jajaran kementerian dan sejumlah pejabat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk hadir langsung di NTT. Langkah itu dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh penanganan darurat secara cepat.

“Saya juga telah meminta jajaran terkait (Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom) untuk hadir langsung di lapangan,” kata Prabowo.

“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal,” sambungnya.

Menurut Prabowo, keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar menjadi hal yang paling utama dalam kondisi darurat pascagempa.

“Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini. Pemerintah akan terus berupaya yang terbaik untuk memulihkan keadaan,” ujar Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya