Liputan6.com, Jakarta - Baterai menjadi salah satu komponen paling penting pada mobil listrik. Selain menjadi sumber tenaga utama kendaraan, kondisi baterai juga berpengaruh terhadap jarak tempuh dan performa mobil secara keseluruhan.
Karena itu, kebiasaan pemilik kendaraan dalam menggunakan dan mengisi daya mobil listrik turut menentukan kesehatan baterai dalam jangka panjang. Mulai dari cara mengemudi, pemilihan metode pengisian daya, hingga cara menyimpan kendaraan perlu diperhatikan.
Advertisement
Dilansir dari laman VinFast Indonesia, ada sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kondisi baterai mobil listrik. Penurunan kapasitas baterai seiring waktu merupakan hal yang normal, tetapi pola berkendara, pengisian daya, dan pengelolaan suhu dapat memengaruhi seberapa cepat degradasi tersebut terjadi.
Berikut lima cara yang dapat diterapkan pemilik mobil listrik untuk menjaga kesehatan baterai:
1. Hindari Akselerasi Mendadak
Kebiasaan berkendara secara halus menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi beban kerja baterai. Akselerasi secara mendadak membuat baterai harus melepaskan energi dalam jumlah besar dalam waktu singkat dan dapat menghasilkan panas lebih tinggi.
Sebaliknya, akselerasi secara bertahap membantu penggunaan energi menjadi lebih efisien sekaligus mengurangi beban pada sistem penyimpanan energi.
Selain membantu menjaga baterai, gaya berkendara yang lebih halus juga dapat membuat konsumsi energi kendaraan lebih efisien.
2. Gunakan Charger Sesuai Kebutuhan
Penggunaan fast charging pada mobil listrik pada dasarnya tetap aman. Namun, metode pengisian daya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan kendaraan.
Untuk pemakaian sehari-hari, tim engineering VinFast merekomendasikan DC Charger berdaya 60 kW sebagai pilihan yang dapat memberikan keseimbangan antara kecepatan pengisian dan perawatan baterai.
Sementara itu, Super Fast Charger dengan daya 120 kW atau lebih dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan pengisian dalam waktu singkat, misalnya saat melakukan perjalanan jauh.
Dengan demikian, pemilik mobil listrik tidak harus selalu menggunakan pengisian berdaya tinggi apabila tidak sedang mengejar waktu pengisian yang cepat.
3. Jangan Biarkan Baterai Terpapar Panas Berlebih
Kondisi cuaca juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan, terutama bagi pemilik mobil listrik di negara beriklim tropis seperti Indonesia.
Sebisa mungkin, suhu baterai dijaga di bawah 40 derajat Celsius. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah memarkir kendaraan di tempat teduh atau area tertutup.
Pemilik juga sebaiknya tidak membiarkan mobil terlalu lama berada di bawah paparan sinar matahari langsung. Pengelolaan suhu yang baik penting karena panas berlebih dapat mempercepat proses degradasi baterai.
4. Pertahankan Baterai di Level 20-80 Persen
Untuk penggunaan sehari-hari, pemilik mobil listrik disarankan menjaga level baterai di kisaran 20 hingga 80 persen. Artinya, baterai tidak harus selalu diisi hingga 100 persen setiap kali melakukan pengisian daya.
Pengisian hingga 100 persen tetap dapat dilakukan ketika kendaraan akan digunakan untuk perjalanan jauh sehingga membutuhkan jarak tempuh maksimal.
Namun, yang perlu dihindari adalah membiarkan kendaraan dalam kondisi baterai penuh dalam waktu lama tanpa digunakan. Menjaga level pengisian pada rentang yang sesuai untuk pemakaian harian dapat membantu menjaga kondisi baterai dalam jangka panjang.
5. Siapkan Baterai Sebelum Mobil Disimpan Lama
Kondisi baterai juga perlu diperhatikan ketika mobil listrik tidak akan digunakan dalam waktu lama. Jika kendaraan akan disimpan selama beberapa minggu, pastikan baterai masih memiliki daya yang cukup.
VinFast menyarankan agar baterai memiliki daya setidaknya sekitar 30 persen sebelum kendaraan disimpan. Membiarkan baterai berada pada level yang terlalu rendah dalam jangka panjang dapat memengaruhi kondisinya dan mengurangi kesiapan kendaraan ketika kembali digunakan.
Karena itu, sebelum meninggalkan mobil untuk waktu yang cukup lama, pemilik sebaiknya memastikan kondisi baterai sudah berada pada level yang sesuai.