Gempa NTT Buat Dua Kawasan Wisata Ini Tutup Sementara

Pengelola mengutamakan keselamatan pengunjung dari potensi longsor dan getaran gempa.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 16 Agustus 2026, 16:48 WIB
Ilustrasi Desa Wisata adalah Wae Rebo yang memiliki banyak keunikan. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Dua lokasi wisata yang berada di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara pascagempa dengan magnitudo 7,7 yang terjadi di Mbay, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu 15 Agustus 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dikutip Liputan6.com dari akun sosial media Instagram Desa Wisata Wae Rebo, tempat itu ditutup sementara usai gempa NTT.

"Sehubungan dengan telah terjadi gempa bumi dan adanya potensi longsor pada jalur pendakian menuju Waerebo, maka untuk sementara waktu kawasan Waerebo ditutup untuk kunjungan," ujar Desa Wisata Wae Rebo melalui Instagram Story @waerebo.official, Minggu (16/8/2026).

"Keselamatan pengunjung dan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami akan membuka kembali Waerebo setelah kondisi jalur pendakian dinyatakan aman. Mohon pengertian dan kerja samanya," tutup @waerebo.official.

Melalui Instagram Story sekitar pukul 14.25 WIB, Desa Wisata Wae Rebo juga menyampaikan hingga kini masih ada getaran gempa yang dirasakan.

"Masih ada getaran gempa. Mohon kesabarannya untuk berwisata ke Waerebo. Utamakan keselamatan. Kami terus memantau situasi dan kondisi di Waerebo. Terima kasih atas pengertian dan kerja samanya. Keselamatan anda adalah prioritas kami," tulis @waerebo.official melalui Instagram Story.

 

Wisata Bahari Nuca Molas Juga Tutup Sementara

Sementara itu, Wisata Bahari Nuca Molas juga ditutup sementara usai gempa bermagnitudo 7,7 di NTT. Menurut Ketua Pengelola Wisata Bahari Nuca Molas, Sahrul Gerong, penutupan dilakukan demi keselamatan wisatawan yang berkunjung ke Nuca Molas.

"Sejak kemarin, setelah gempa itu kami putuskan untuk tutup sementara lokasi wisata Nuca Molas, karena ada potensi tsunami kemarin," ujar Sahrul dalam keterangannya.

Dia mengatakan, Nuca Molas merupakan salah satu lokasi wisata yang banyak pengunjungnya jika di hari-hari libur seperti saat ini.

Menurut dia, penutupan sementara belum bisa dipastikan sampai kapan, karena hingga saat ini gempa susulan masih terus terjadi dan berdasarkan laporan BMKG sudah mencapai 700an kali gempa susulan.

"Kalau keadaan sudah aman, baru kami akan buka kembali," jelas Sahrul.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya