Diguncang Gempa M 7,0, Puluhan Pasien RSUD TC Hillers NTT Dirawat di Parkiran

Pasien dan tenaga kesehatan RSUD TC Hillers NTT berhamburan keluar menuju halaman untuk menyelamatkan diri.

oleh Ola KedaDiterbitkan 15 Agustus 2026, 14:53 WIB
Puluhan Pasien RSUD TC Hillers Dievakuasi ke Tenda Darurat Pasca Gempa M 7,0

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan pasien bersama tenaga kesehatan terpaksa dievakuasi dari dalam gedung RSUD TC Hillers menuju halaman parkir setelah gempa bumi bermagnitudo 7,0 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan sekaligus memastikan keselamatan pasien.

Di halaman rumah sakit, petugas kemudian menyiapkan pelayanan kesehatan darurat menggunakan tenda. Pasien yang membutuhkan penanganan tetap mendapatkan pelayanan meski berada di luar gedung.

Berdasarkan laporan di lapangan, kepanikan terjadi sesaat setelah guncangan kuat dirasakan. Pasien dan tenaga kesehatan berhamburan keluar menuju halaman untuk menyelamatkan diri.

Tim BPBD Sikka, Dinas Sosial, Polres Sikka, dan Kodim Sikka turut membantu membangun tenda darurat untuk mendukung pelayanan kepada pasien.

Gempa M 7,7 tersebut juga menyebabkan sejumlah bangunan di Kabupaten Sikka mengalami kerusakan. Salah satunya ruang tunggu Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang mengalami kerusakan berat hingga menyebabkan korban jiwa.

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi mengatakan pasien untuk sementara dievakuasi ke tenda darurat dengan dukungan puluhan tenaga medis dan perlengkapan medis. Pasien yang dievakuasi terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa. Ia berharap pasien tidak panik dan tetap bersabar hingga situasi kembali aman.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan pendataan dampak gempa masih berlangsung. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Puluhan Pasien RSUD TC Hillers Dievakuasi ke Tenda Darurat Pasca Gempa M 7,7 

BPBD Bergerak Cepat

Kepala BPBD Kabupaten Sikka Margaretha Femmy Bapa mengatakan pemerintah daerah bersama BPBD telah mengambil langkah cepat pascagempa.

“Untuk saat ini pemerintah dan BPBD sudah mengambil langkah cepat dengan melakukan pembangunan tenda-tenda darurat, baik di rumah sakit maupun tempat-tempat vital lainnya,” ujar Femmy.

Ia meminta masyarakat Kabupaten Sikka tidak panik berlebihan, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi resmi.

“Kami meminta kepada masyarakat Sikka untuk tidak panik berlebihan, namun tetap mengikuti petunjuk dari BMKG yang selalu memberikan informasi terkini,” tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya