Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang Laut Flores pada Sabtu (15/8/2026). Hingga pukul 11.30 WITA, sebanyak 429 dari 3.478 gardu distribusi yang terdampak gangguan telah berhasil dinormalkan.
Selain gardu distribusi, PLN juga mencatat enam dari 11 gardu induk yang terdampak telah kembali menyala dan beroperasi. Petugas PLN masih melakukan pemeriksaan serta perbaikan secara bertahap mulai dari sisi pembangkit, transmisi, gardu induk, hingga jaringan distribusi.
Advertisement
General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono mengatakan PLTMG Maumere telah dinyatakan aman dan menjadi salah satu bagian dari upaya awal untuk menormalkan sistem kelistrikan.
"Saat ini PLTMG Maumere telah dinyatakan aman dan menjadi bagian dari langkah awal penormalan sistem. PLN juga memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko bencana." ujar Eko dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).
Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi infrastruktur kelistrikan di wilayah yang terdampak gempa.
PLN terus mengerahkan petugas untuk mengecek kondisi pembangkit hingga jaringan distribusi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penormalan dapat berlangsung dengan aman sekaligus mempercepat kembalinya pasokan listrik kepada masyarakat.
Prioritas Fasilitas Vital
Selain memulihkan jaringan listrik untuk masyarakat, PLN memberikan prioritas terhadap pasokan listrik ke sejumlah fasilitas vital. Rumah sakit dan posko bencana menjadi perhatian utama karena membutuhkan listrik untuk mendukung pelayanan kesehatan serta penanganan masyarakat terdampak gempa.
Eko mengatakan seluruh petugas PLN terus bekerja untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah NTT.
"Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Seluruh petugas PLN berkomitmen bekerja tanpa henti untuk memulihkan kelistrikan secepat mungkin. Keselamatan adalah prioritas utama kami." pungkas Eko.
PLN juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti perkembangan kondisi kelistrikan melalui kanal resmi perusahaan.
Informasi dan pembaruan terkait layanan kelistrikan dapat dipantau melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta kanal resmi PLN lainnya.