Ruang Tunggu Pelabuhan Maumere Ambruk karena Gempa, Ratusan Warga Berhamburan

Tim SAR diterjunkan untuk mencari korban.

oleh Ola KedaDiterbitkan 15 Agustus 2026, 06:45 WIB
Gedung di Pelabuhan Maumere ambruk karena gempa

Liputan6.com, Jakarta - Gempa magnitudo 7,7 mengguncang seluruh pulau Flores, Sabtu (15/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa itu berpotensi tsunami dan berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Hingga berita ini tayang, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa akibat gempa itu. Namun, salah satu kabupaten yang mengalami kerusakan parah adalah Maumere, Kabupaten Sikka.

Kepala SAR Maumere, Fathur Rahma mengatakan tim SAR sudah diterjunkan ke lokasi reruntuhan gedung di pelabuhan Lorens Say Maumere guna mencari korban.

"Masih dalam pencarian. Nanti kami infokan," kata Fathur singkat.

Menurutnya, gedung lantai dua ruang tunggu penumpang pelabuhan Pelni Maumere ambruk. Saat ambruk, ratusan penumpang yang berada di lokasi itu, berhamburan menyelamatkan diri.

"Kebetulan pas ada jadwal kapal, sehingga banyak penumpang," katanya.

Tidak hanya di Kabupaten Sikka, kerusakan parah juga terjadi di kantor bupati Ende dan bandara Ruteng, Kabupaten Manggarai. Selain fasilitas publik, rumah-rumah warga juga dilaporkan rusak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya