Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintah untuk memanfaatkan teknologi kloning demi mempercepat peningkatan populasi ternak sapi di Indonesia.
Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah masih menghadapi tantangan besar untuk mencapai swasembada daging sapi. Oleh karena itu, pemerintah akan mencari teknologi serta mitra terbaik guna menggenjot produksi ternak nasional.
Advertisement
"Saudara-saudara, sebagai contoh untuk meningkatkan hasil daging kita, kita perlu sapi yang banyak. Ya, dengan itu kita bisa mendapatkan teknologi kloning," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, teknologi kloning dapat menjadi solusi efektif untuk memperbanyak populasi ternak di Tanah Air dalam waktu lebih singkat.
"Dengan kloning, kita bisa memperbanyak kita punya ternak," ujarnya.
Capaian Pangan dan Target Daging Sapi
Sebelumnya, Prabowo menyebut bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan utama, yaitu:
- Beras
- Jagung
- Gula konsumsi
- Daging ayam
- Telur ayam
- Bawang merah
- Cabai besar
- Cabai rawit
Meski demikian, pemerintah mengakui belum dapat memenuhi kebutuhan daging sapi dan kerbau secara mandiri. Pemerintah pun menargetkan pemenuhan komoditas tersebut dapat tercapai dalam kurun waktu lima hingga enam tahun ke depan.
"Daging sapi yang belum. Daging kerbau juga belum, tapi daging ayam sudah," tegas Prabowo.