Pegadaian dan Kadin Indonesia Kolaborasi Perluas Ekosistem Emas dan Akses Pembiayaan Dunia Usaha

Pegadaian dan Kadin Indonesia berkolaborasi memperluas ekosistem emas, akses pembiayaan, serta literasi keuangan bagi dunia usaha dan masyarakat.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 14 Agustus 2026, 16:45 WIB
Foto dok. Pegadaian

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi memperkuat kerja sama untuk memperluas ekosistem emas sekaligus membuka akses pembiayaan bagi dunia usaha.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Pemberdayaan Ekonomi Terintegrasi bertajuk “Kolaborasi Strategis Kadin dan Pegadaian untuk MengEMASkan Indonesia”. Penandatanganan berlangsung di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, pada Rabu (12/08).

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, dan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan. Kerja sama ini menjadi komitmen kedua pihak untuk memperluas akses produk dan layanan keuangan berbasis emas bagi pelaku usaha, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga korporasi, serta masyarakat luas.

Produk dan layanan berbasis emas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai instrumen simpanan dan investasi, sekaligus alternatif pendanaan usaha yang stabil.

Acara penandatanganan turut dihadiri sejumlah jajaran petinggi Kadin Indonesia. Mereka antara lain Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang OKP Erwin Aksa, WKUK Bidang Hukum dan HAM M. Azis Syamsuddin, WKU Bidang Organisasi Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, serta WKU Bidang Pemberdayaan Daerah yang juga Komisaris Independen PT Pegadaian (Persero) Kukrit Suryo Wicaksono.

Hadir pula WKU Wilayah Jawa 1 Agung Suryamal Sutisna serta WKU Wilayah Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara Amirullah Abas.

Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas dari Digital hingga Fisik

Foto dok. Pegadaian

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata sinergi antara dua lembaga yang sama-sama memiliki jangkauan luas di seluruh pelosok tanah air. "Kadin ada di seluruh Indonesia, Pegadaian pun hadir di seluruh Indonesia. Sinergi ini sangat pas untuk memperluas pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian di lingkungan dunia usaha. Melalui aplikasi Tring by Pegadaian, seluruh masyarakat dan anggota Kadin dapat mengelola urusan emas secara mudah, cepat, dan praktis dari mana saja," ungkap Damar.

Damar menambahkan bahwa Pegadaian terus memperkuat ekosistem emasnya dari hulu ke hilir. Selain transformasi digital melalui aplikasi Tring yang ramah bagi seluruh kelompok usia, Pegadaian juga terus memperluas jaringan fisik layanan transaksi emas, salah satunya melalui penyediaan 20 unit ATM Emas yang saat ini telah beroperasi di lokasi-lokasi strategis di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Pegadaian dalam membangun ekosistem emas nasional. Menurut Anin, kolaborasi ini membuka peluang besar bagi dunia usaha untuk memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai yang relatif tahan terhadap inflasi dan fluktuasi mata uang.

"Ini adalah kerja sama strategis, paling tidak dari sisi saving atau simpanan untuk perusahaan maupun individu, sekaligus cara yang baik untuk pendanaan ke depannya. Kebutuhan kita sebagai negara sangat besar, dan salah satu kunci keberhasilan Indonesia untuk keluar dari middle income trap adalah dengan menabung. Tabungan yang paling bagus adalah menabung emas," ujar Anin.

Anin juga sempat mencoba langsung fasilitas ATM Emas Pegadaian yang tersedia di area Pegadaian Tower. Ia mengagumi kemudahan fisik pencairan emas dari saldo digital yang dimiliki nasabah. "Saya tadi mencoba sendiri di ATM Emas. Benar-benar kalau punya tabungan, kita bisa menarik fisik emasnya sendiri secara langsung. Ini memberikan kenyamanan dan kepastian bagi masyarakat. Kami di Kadin sangat mendukung semangat 'Mencapai Indonesia Emas dengan Emas' ini," lanjut Anin.

Melalui Nota Kesepahaman ini, PT Pegadaian (Persero) dan Kadin Indonesia menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama yang komprehensif, diantaranya meliputi pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha melalui pelatihan, pendampingan serta pengembangan kapabilitas agar semakin produktif, berdaya saing dan mampu naik kelas.

Kemudian penyediaan produk & layanan keuangan, dengan penyaluran produk pembiayaan, investasi, dan tabungan emas Pegadaian bagi karyawan, perusahaan anggota, hingga ekosistem supplier di bawah naungan Kadin Indonesia. Hal ini juga didukung dengan peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pelaksanaan program pelatihan, pendampingan bisnis, serta peningkatan literasi keuangan berbasis emas bagi anggota Kadin dan masyarakat binaan, serta sinergi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan keberlanjutan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, PT Pegadaian (Persero) dan Kadin Indonesia optimistis dapat memperkokoh ketahanan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, serta membawa dunia usaha Indonesia semakin berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya