Duduk Perkara Tungku Sampah Karya Mahasiswa KKN Dibongkar Warga

Fasilitas pengolahan sampah ramah lingkungan berbasis rocket stove itu karya mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 13 Agustus 2026, 20:30 WIB
Tungku sampah karya mahasiswa KKN di Sukabumi dibongkar warga

Liputan6.com, Jakarta - Pembongkaran fasilitas pengolahan sampah ramah lingkungan berbasis Rocket Stove karya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mendadak memicu polemik.

Bangunan tungku berbahan bata ringan (hebel) berukuran 1x1 meter di Kampung Pasirbitung RT 04 RW 02, Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi tersebut diruntuhkan akibat kesalahpahaman komunikasi terkait status lahan.

Fasilitas kebersihan tersebut mulanya didirikan sejak 8 Agustus lalu di area tepi Sungai Cinangka yang terbengkalai. Kehadiran tungku ini digagas mahasiswa KKN bersama warga untuk mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Sekretaris Desa Mekartanjung, Taofik Abdullah, membeberkan tujuan awal dibentuknya sarana tersebut.

"Awalnya lokasi itu terbengkalai di pinggir sungai. Mahasiswa KKN bersama pihak desa berinisiatif membuat tempat pembakaran sampah agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungai yang bisa memicu pencemaran," ujar Taofik, Kamis (13/8/2026).

Polemik pembongkaran muncul lantaran lokasi pembangunan berdiri di atas lahan milik seorang warga bernama Haji Abuy yang saat ini tengah bekerja di Dubai.

Pemilik lahan awalnya tidak mengetahui bahwa proyek tersebut diprakarsai oleh mahasiswa KKN dan perangkat desa, sehingga mengira area tersebut dimanfaatkan oleh pengumpul barang bekas.

Pihak desa sebenarnya telah berkomunikasi langsung via telepon dengan pemilik lahan untuk menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi situasi.

"Sebenarnya dari hasil pembicaraan Kepala Desa dengan pemilik tempat, pembongkaran tidak perlu dilakukan secara terburu-buru," kata Taofik.

Namun, lantaran instruksi pemindahan awal dari pemilik lahan kepada kerabatnya di kampung terlanjur dijalankan, bangunan tungku sampah tersebut akhirnya dibongkar, Senin (10/8/2026) sore.

"Pembongkaran ini murni karena adanya miskomunikasi," jelas dia.

 

Tungku sampah karya mahasiswa KKN di Sukabumi dibongkar warga

Pemerintah Desa Bangun Kembali di Lokasi Baru

Pasca-pembongkaran tersebut, Pemerintah Desa Mekartanjung mengambil langkah cepat dengan membangun kembali fasilitas tungku sampah di lokasi baru.

Titik anyar ini berjarak sekitar 50 meter dari tempat semula dan berdiri di atas tanah sisa (hook) tepi jalan kabupaten.

Pemerintah desa memastikan bahwa insiden ini tidak menyurutkan komitmen untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.

"Niat utama kami tetap sama, yaitu menyediakan sarana pengolahan sampah agar lingkungan kampung tetap asri dan sungai terhindar dari pencemaran," tutup dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya