Liputan6.com, Jakarta - LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan dapat melayani 80 ribu penumpang per hari dalam kondisi normal, setelah rute Velodrome hingga Manggarai diresmikan, pada Agustus 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, untuk tahap awal penumpang LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai mencapai 60 ribu, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga sekitar 80 ribu penumpang per hari saat layanan beroperasi secara normal.
Advertisement
“Kalau sebelumnya orang dari Kelapa Gading atau Pegangsaan Dua sampai Velodrome hariannya itu kurang lebih 4.000, sekarang dengan perpanjangan ini menjadi minimum 60 ribu dan dalam kapasitas normalnya akan menjadi 80 ribu,” kata saat meninjau kesiapan LRT Jakarta Manggarai, Kamis (13/8/2026).
Pramono mengatakan LRT Jakarta ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026. Moda transportasi tersebut nantinya akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.
Sementara itu, tarif LRT Jakarta hingga kini belum diputuskan. Pramono mengatakan pemerintah masih akan membahas besaran tarif setelah LRT Jakarta mulai beroperasi.
“Mengenai tarif, nanti akan diputuskan kemudian,” ujar Pramono.
Pramono menyampaikan peningkatan jumlah pengguna LRT Jakarta akan semakin besar apabila jaringan tersebut terus diperluas dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Perpanjangan Jalur LRT Jakarta
Pemprov DKI menargetkan perpanjangan jalur LRT Jakarta hingga Dukuh Atas mulai dikerjakan pada 2027 dan rampung pada Agustus 2028. Anggaran untuk penyelesaian trase tersebut disebut telah tersedia.
“Untuk penyambungan atau penyelesaian trase ini, saya sudah berdiskusi dengan Asisten Keuangan, dengan Ibu Eli, dan juga dengan Jakpro. Kita akan mulai tahun depan ini dan dananya sudah tersedia,” jelas Pramono.
Selain Dukuh Atas, Pramono juga merencanakan pengembangan konektivitas LRT Jakarta menuju JIS dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim. Integrasi tersebut diharapkan semakin mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.
Pramono menyebut penggunaan transportasi umum di Jakarta pada bulan sebelumnya telah meningkat hampir 15 persen. Dia berujar, tren tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat menggunakan transportasi publik semakin meningkat.