Liputan6.com, Jakarta - Negara bagian Arizona, Amerika Serikat, mengambil langkah tegas untuk melindungi pengguna crypto ATM dari maraknya penipuan aset digital. Melalui undang-undang baru yang diperkenalkan pada September 2025, sebanyak 35 orang berhasil memperoleh kembali total US$ 171.332 yang sebelumnya hilang akibat penipuan melalui mesin ATM kripto.
Dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (13/8/2026), kebijakan tersebut diputuskan oleh Jaksa Agung Arizona, Kris Mayes, sebagai bagian dari upaya mempercepat perlindungan bagi warga yang menjadi korban aktivitas penipuan kripto.
Advertisement
Kantor Jaksa Agung Arizona menyatakan telah memfasilitasi pengembalian dana bagi korban yang segera melaporkan kejadian penipuan yang mereka alami. Pemerintah menekankan bahwa kecepatan pelaporan menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang memperoleh penggantian dana.
Kris Mayes mengingatkan bahwa korban hanya memiliki waktu 30 hari sejak tanggal penipuan terjadi untuk mengajukan klaim agar dapat dipertimbangkan menerima kompensasi.
“Kantor saya dengan senang hati membantu setiap korban penipuan crypto ATM untuk mendapatkan pengembalian dana yang menjadi hak mereka berdasarkan hukum Arizona,” ujar Mayes.
Aturan baru tersebut berlaku melalui House Bill 2387 yang mulai efektif pada 26 September 2025.
Dalam aturan itu, operator crypto ATM diwajibkan mengembalikan transaksi yang terbukti merupakan penipuan, termasuk biaya transaksi yang terkait, selama korban memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Sejumlah Syarat
House Bill 2387 menetapkan sejumlah syarat agar korban dapat memperoleh pengembalian dana. Korban harus:
- Melaporkan kejadian kepada otoritas terkait dalam waktu 30 hari,
- Menyerahkan laporan penipuan yang telah diverifikasi, dan
- Memiliki penetapan resmi bahwa transaksi tersebut merupakan penipuan, baik dari kantor jaksa agung maupun lembaga penegak hukum.
Aturan ini juga membedakan antara pelanggan baru dan pelanggan lama operator crypto ATM.
Pelanggan yang baru menggunakan layanan operator kurang dari 10 hari dibatasi melakukan transaksi maksimal US$ 2.000 per hari. Sementara pengguna lama dapat bertransaksi hingga US$ 10.500 per hari, tetapi tidak termasuk dalam perlindungan pengembalian dana berdasarkan undang-undang tersebut.
Poin penting dalam aturan itu antara lain:
- Pelanggan baru memiliki batas transaksi harian US$ 2.000 dan masa pengajuan klaim 30 hari,
- Pelanggan lama dapat bertransaksi hingga US$ 10.500 per hari, tetapi tidak tercakup dalam ketentuan refund,
- Klaim wajib disertai bukti resmi penetapan penipuan.
Pemerintah Arizona menekankan bahwa pelaporan yang cepat dan dokumentasi yang lengkap menjadi kunci utama agar korban tetap memenuhi syarat memperoleh pengembalian dana.