Kisah Tujuh Buruh Miskin di India Temukan Berlian Bernilai Rp 936 Juta

Berlian temuan tujuh buruh itu akan dilelang, lalu hasil penjualannya dibagi rata setelah dipotong royalti pemerintah.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 13 Agustus 2026, 16:00 WIB
Ilustrasi berlian. (Dok. Unsplash/Edgar Soto)

Liputan6.com, New Delhi - Tujuh buruh miskin di Panna, kawasan pertambangan berlian di India bagian tengah, menemukan berlian yang mereka harapkan dapat memperbaiki kehidupan mereka.

Ketujuh pria itu menemukan berlian berukuran besar di lahan tambang yang mereka sewa sejak dua tahun lalu.

Menurut laporan BBC, berlian tersebut memiliki berat 17,96 karat. Pejabat pertambangan berlian Panna, Ravi Patel, mengatakan berlian itu tergolong berkualitas permata, salah satu kualitas terbaik pada berlian alami.

Patel menyebut berlian tersebut sangat berharga dan akan dilelang pada paruh pertama Oktober. Nilainya diperkirakan sedikitnya mencapai 5 juta rupee atau sekitar Rp 936 juta.

Penemuan berlian bukan hal yang terlalu langka di Panna, Madhya Pradesh, wilayah yang menyimpan sebagian besar cadangan berlian India.

Namun, Panna termasuk salah satu daerah tertinggal di India. Warganya menghadapi kemiskinan, kelangkaan air, dan terbatasnya lapangan pekerjaan.

Minimnya kesempatan kerja membuat banyak warga berharap dapat menemukan berlian bernilai tinggi untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Panna pun tetap menjadi salah satu tujuan utama para pencari berlian.

Meski demikian, orang yang menemukan berlian tidak selalu bisa menikmati hasil penjualannya.

Menurut sejumlah laporan, sebagian besar penambang di Panna merupakan buruh harian yang bekerja untuk pemegang hak sewa tambang. Jika menemukan berlian, uang hasil penjualannya biasanya menjadi hak pemegang sewa, bukan buruh yang menemukannya.

Penemuan kali ini berbeda karena para pekerja yang menemukan berlian tersebut akan memperoleh bagian dari hasil penjualannya.

Menurut kantor berita Press Trust of India, tambang di Desa Sarokha, Panna, itu disewa dengan biaya murah oleh Akhilesh Pal bersama enam orang lainnya sejak dua tahun lalu.

Pal mengatakan tambang tersebut sempat ditutup selama setahun karena tidak membuahkan hasil dan baru dibuka kembali belum lama ini. Pada Senin, saat memeriksa lokasi setelah hujan lebat, ia melihat sebuah batu yang ternyata berlian.

"Kami sudah menambang di sana selama sekitar dua tahun, tetapi tidak pernah beruntung. Jadi, kami menutup tambang itu selama setahun. Kami kemudian mulai menambang di lokasi lain tepat di sebelahnya," kata Pal.

"Ketika kami pergi memeriksa tambang yang baru, kami juga melihat ke dalam tambang lama. Di situlah kami menemukannya, tepat di permukaan."

Patel mengatakan berlian tersebut akan ditawarkan dalam lelang rutin tiga bulanan yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober. Pembeli dari India maupun luar negeri dapat mengikuti lelang tersebut.

Menurut laporan media, pemerintah akan memotong royalti sebesar 12 persen dari hasil penjualan. Sisanya akan dibagi rata kepada ketujuh pekerja tersebut.

Media lokal mengutip tiga pekerja yang mengatakan mereka selama ini belum menikah karena kondisi ekonomi tidak memungkinkan. Uang hasil penjualan berlian itu kini diharapkan dapat membantu mereka menikah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya