Top 3 Tekno: Samsung Galaxy Z Fold 8 laris Manis Jadi Sorotan

Penjualan Galaxy Z Fold 8 disebut melampaui target sehingga Samsung menambah produksi hingga satu juta unit.

oleh IskandarDiterbitkan 13 Agustus 2026, 11:00 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8. Liputan6.com/Iskandar

Liputan6.com, Jakarta - Penjualan Galaxy Z Fold 8 disebut melampaui target sehingga mendorong Samsung untuk menambah produksi hingga satu juta unit. Berita ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (12/8/2026) kemarin.

Informasi lain yang juga populer datang dari COO OpenAI, Brad Lightcap, yang resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (11/8/2026).

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Laris Manis, Samsung Tambah Produksi Galaxy Z Fold 8 hingga 1 Juta Unit

Galaxy Z Fold 8 tampaknya laris manis hingga Samsung dikabarkan menambah satu juta unit produk menyusul permintaan yang melampaui perkiraan.

Sangat jelas kalau Galaxy Z Fold 8 menarik perhatian banyak konsumen dengan permintaan yang sangat tinggi di tengah meroketnya angka pemesanan awal.

Selain itu, juga dibuktikan dengan beberapa varian ponsel yang kehabisan stok atau mengalami penundaan pengiriman. Demikian sebagaimana dikutip dari 9to5Google, Rabu (12/8/2026).

Menurut laporan dari media publikasi industri Korea Selatan, ETNews, Samsung resmi menambah satu juta unit Galaxy Z Fold 8 per minggu ini.

Penambahan ini bahkan melampaui rekor volume produksi generasi sebelumnya.

Keberhasilan ini menunjukkan bentuk layar lebar pada ponsel lipat ini tengah menjadi tren dan akan semakin banyak diadopsi.

Kemungkinan produsen ponsel pintar Android lain akan mengikuti langkah Galaxy Z Fold 8. Terlebih lagi, Apple dirumorkan sedang mempersiapkan iPhone lipat pertama mereka dengan bentuk serupa.

Baca selengkapnya di sini

2. COO OpenAI Brad Lightcap Mundur Jelang IPO

Ilustrasi OpenAI dan jawaban dari ChatGPT. (AP Photo/Michael Dwyer, File)

Gelombang perombakan dan eksodus petinggi di OpenAI belum mereda. Brad Lightcap, eksekutif veteran yang telah memperkuat ChatGPT sejak 2018, resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (11/8/2026).

Langkah ini menambah daftar eksekutif kunci yang hengkang di tengah persiapan perusahaan melantai di bursa saham (Initial Public Offering/IPO) pada awal 2027.

Melalui unggahan di platform X, mantan Chief Operating Officer (COO) OpenAI tersebut menyatakan keinginannya untuk "memulai sesuatu yang baru".

"Saya merasa sangat beruntung telah menghabiskan sebagian besar dekade terakhir untuk mengejar misi dan membangun perusahaan ini," tulis Lightcap.

"Berdiri di sini hari ini, keberhasilan misi terasa makin dekat. Menjadi kehormatan terbesar dalam hidup saya dapat membantu membawa kita ke titik ini," ia menambahkan

Mengutip CNBC, Rabu (12/8/2026), Lightcap merupakan salah satu orang kepercayaan Chief Executive Officer (CEO) OpenAI, Sam Altman.

Hubungan erat keduanya telah terjalin sejak bersama-sama berkiprah di inkubator startup Y Combinator, sebelum akhirnya Lightcap membuntutinya ke OpenAI delapan tahun lalu.

Sebagai COO selama empat tahun hingga April 2026, Lightcap memegang peran sentral dalam transformasi bisnis OpenAI.

Baca selengkapnya di sini

3. Gerhana Matahari Total Hari Ini, Wilayah Mana Saja yang Kebagian?

Pemandangan gerhana matahari total yang terlihat dari Kepulauan Svalbard, Norwegia, Jumat (20/3/2015). (AFP PHOTO/STAN HONDA)

Masyarakat di seluruh Eropa dan sebagian wilayah Amerika Serikat (AS) akan mendapat kesempatan menyaksikan gerhana matahari total pada Rabu (12/8/2026).

Menurut para astronom, penduduk di Islandia, Greenland, Rusia bagian utara, Spanyol, dan sebagian wilayah Portugal akan menyaksikan gerhana matahari total, yaitu ketika Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutupi keseluruhan Matahari.

Dilansir NPR, Rabu (12/8/2026), NASA mengatakan AS bagian utara, termasuk Alaska hingga North Carolina akan dapat melihat gerhana matahari sebagian.

Saat gerhana matahari sebagian, bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, tetapi posisi mereka tidak benar-benar sejajar sempurna. Karena hanya sebagian dari matahari yang tertutup, bentuknya terlihat seperti bulan sabit.

Berdasarkan pernyataan NASA, gerhana matahari sebagian diperkirakan akan muncul siang hari pukul 13.17 waktu setempat (ET) di Washington, D.C. dengan cakupan sebesar 4%. Artinya, hingga 4% bagian matahari akan tertutup oleh bulan.

Sementara di Reykjavík, Islandia, gerhana akan muncul mulai pukul 17.48 waktu setempat, dan di León, Spanyol, fase gerhana total akan dimulai pada pukul 20.28 dan berlangsung selama dua menit.

Baca selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya