Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sekaligus Wakil Ketua I Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Rini Widyantini, melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (12/8), untuk meninjau langsung perkembangan uji coba Perlinsos Digital di daerah tersebut. Dalam kunjungan ini, Menteri PANRB didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir beserta jajaran Pemkab Sumedang.
Hingga saat ini, sebanyak 2,9 juta kepala keluarga (KK) telah terdaftar dalam Perlinsos Digital di 43 kabupaten/kota pelaksana uji coba. Di Kabupaten Sumedang sendiri, sebanyak 111.077 KK telah terdaftar dalam Portal Perlinsos, atau mencapai 24,23 persen dari total 458.418 KK di Kabupaten Sumedang.
Advertisement
Pemkab Sumedang terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar warga yang belum terdaftar dapat segera melakukan registrasi. Pemkab juga menggerakkan Agen Perlinsos di tingkat desa dan kelurahan untuk membantu masyarakat dalam proses pendaftaran.
Saat kunjungan berlangsung, pendaftaran secara massal tengah dilakukan di Kantor Desa Mekarjaya dan Kantor Kelurahan Kotakaler. Rombongan kemudian meninjau langsung proses pendaftaran dan berdialog dengan warga mengenai pengalaman mereka menggunakan Portal Perlinsos Digital.
Bagi warga, registrasi melalui Perlinsos Digital memberikan jalur yang lebih jelas untuk menyampaikan kondisi dan data keluarganya. Warga yang sebelumnya bertahun-tahun tidak menerima bantuan sosial dan tidak mengetahui harus mendaftar ke mana, kini dapat melakukan registrasi secara langsung dan mengetahui status kelayakannya. Melalui proses tersebut, sebagian warga telah dinyatakan berpotensi layak untuk menerima perlindungan sosial sesuai dengan kriteria yang berlaku.
Di Sumedang, 91,91 persen pendaftaran dilakukan melalui pendampingan Agen Perlinsos. Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menyiagakan 3.847 Agen Perlinsos, dengan 59,24 persen di antaranya telah aktif mendampingi masyarakat secara langsung, termasuk dari rumah ke rumah.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang untuk melihat penerapan layanan publik yang terintegrasi serta pemanfaatan transformasi digital dalam memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung penerapan uji coba transformasi digital pemerintah di daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar digitalisasi dapat diterapkan sesuai kebutuhan di lapangan dan mendukung layanan yang semakin terintegrasi serta mudah diakses masyarakat.
Perlinsos Digital saat ini masih dalam tahap uji coba di 43 kabupaten/kota dan dirancang untuk membantu pemerintah memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial. Pendaftaran Perlinsos Digital direncanakan berlangsung hingga akhir Agustus 2026, sebelum uji coba dilanjutkan menuju rencana penerapan secara nasional pada akhir 2026.