Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama ILeague Ferry Paulus menegaskan Persib Bandung dapat segera keluar dari banned transfer FIFA. Ia menilai persoalan yang memicu sanksi tersebut bisa dituntaskan dalam waktu dekat.
Ferry menyebut pihaknya sudah berkomunikasi dengan klub menyikapi situasi ini. Ia berharap Maung Bandung tetap bisa mendaftarkan pemain baru untuk musim depan.
Advertisement
Menurut Ferry, proses penyelesaian menjadi kunci agar pendaftaran pemain kembali dibuka oleh FIFA.
Sanksi Kedua dalam Tiga Bulan
Ini menjadi kali kedua dalam tiga bulan terakhir Persib Bandung mendapat sanksi dari FIFA.
Pada Mei 2026, Maung Bandung bersengketa dengan mantan pemainnya, Daisuke Sato.
Bulan ini, Persib kembali masuk FIFA Registration Ban akibat permasalahan dengan eks pelatihnya, Robert Alberts.
Koordinasi dengan Persib usai Pemberitahuan PSSI
Ferry mengaku menerima kabar banned transfer tersebut dari PSSI pada Senin (10/9/2026). Setelah itu, operator liga berkoordinasi dengan Persib terkait tindak lanjutnya.
"Kami baru dapat dari PSSI kemarin ya. Kemudian PSSI juga sudah melayangkan komunikasi kepada kita, dan kemarin kita juga mempertanyakan itu kepada Persib," ujar Ferry setelah konferensi pers Indonesia Women's League 2026/27 di Kantor ILeague, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026).
"Kalau saya melihat mungkin case-nya sudah lama, tetapi kasusnya ini sangat-sangat ya nothing lah ya. Jadi rasanya dalam waktu dekat ini pasti akan selesai itu," ucapnya.
Tenggat Musim Baru dan Aturan Registrasi FIFA
Persib dikejar jadwal karena musim baru akan dimulai pada 31 Agustus 2026.
Selain kompetisi domestik, Maung Bandung akan meladeni Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League (ACL) 2 2026/2027.
"Kalau membaca dari surat FIFA, setelah dilakukan penyelesaian maka bisa melakukan pendaftaran kembali. Rasanya FIFA juga selalu menggarisbawahi, setiap hukuman yang dilakukan itu selalu mengakomodasi atau menganulir jika ada proses pembayaran," ucap Ferry.