Perkiraan Starting XI Liverpool: Andoni Iraola Tetap Andalkan Isak, Araujo Cuma Pelapis

Planet Football memetakan starting XI Liverpool era Andoni Iraola.

oleh Wiwig PrayugiDiterbitkan 11 Agustus 2026, 23:52 WIB
Andoni Iraola, pelatih baru Liverpool mulai musim 2026/2027. (Dok. liverpoolfc.com)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool memulai babak baru bersama Andoni Iraola setelah berpisah dengan Arne Slot. Mengutip Planet Football, pendekatan agresif dengan pressing tinggi dan garis pertahanan berani menjadi fondasi proyeksi susunan pemain awal The Reds.

Aktivitas transfer yang sudah berjalan mencakup kedatangan bek Barcelona, Ronald Araujo, dengan status pinjaman. Di lini depan, Alexander Isak diproyeksikan memimpin serangan pada musim 2026/2027.

Karakter permainan Iraola yang menuntut intensitas kerap dikaitkan dengan periode terbaik Liverpool di era Jurgen Klopp. Dengan materi pemain saat ini, sejumlah pilar dinilai cocok untuk mengusung gaya tersebut.


Garis Belakang Andalan Alisson–Van Dijk

Kapten Liverpool Virgil van Dijk (kedua dari kiri) dan Alisson Becker berusaha menghalau serangan Wolverhampton di pekan ke-18 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Sabtu (27/12/2025).

Alisson Becker tetap diperkirakan menjadi pilihan utama di bawah mistar. Kontraknya memasuki tahun terakhir, namun pengalaman serta kemampuan distribusi bola menjadikannya krusial dalam pola bangun serangan yang diinginkan Iraola.

Virgil van Dijk sulit tergeser di jantung pertahanan. Kepemimpinan dan penempatan posisinya jadi penopang utama, meski faktor usia perlu diperhitungkan ketika tim bermain dengan garis pertahanan tinggi.

Jeremy Jacquet berpeluang memperoleh menit bermain lebih banyak seiring kepergian Ibrahima Konate. Profil fisik dan kecepatannya selaras dengan kebutuhan lini belakang yang agresif.

Kedatangan Ronald Araujo menambah opsi berpengalaman sebagai pelapis. Ia dapat memperkuat kedalaman saat rotasi diperlukan di jadwal padat.

Di sisi kiri, Milos Kerkez diproyeksikan tetap mengisi pos bek. Setelah musim debut yang belum optimal, pengalamannya bekerja sama dengan Iraola di Bournemouth diharapkan mempercepat adaptasi.

Pos bek kanan masih memerlukan tambahan usai kepergian Trent Alexander-Arnold. Guela Doue menjadi kandidat menarik berkat penguasaan bola dan kontribusi dalam penciptaan peluang.


Tiga Gelandang untuk Pressing Tinggi

(Dari kiri ke kanan, baris belakang) Kiper Liverpool asal Georgia #25, Giorgi Mamardashvili, striker Liverpool asal Prancis #22, Hugo Ekitike, bek Liverpool asal Belanda #04, Virgil van Dijk, bek Liverpool asal Prancis #05, Ibrahima Konate, gelandang Liverpool asal Hungaria #08, Dominik Szoboszlai, dan gelandang Liverpool asal Belanda #38, Ryan Gravenberch, (Dari kiri ke kanan, baris depan) bek Liverpool asal Irlandia Utara #12, Conor Bradley, bek Liverpool asal Skotlandia #26, Andrew Robertson, gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister, gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz, dan striker Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, berpose untuk foto tim menjelang kick-off pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 5 November 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Ryan Gravenberch diprediksi menjadi bagian penting di lini tengah. Kemampuannya mengontrol tempo dan mengalirkan bola membuatnya pas untuk transisi cepat yang menuntut akurasi.

Dominik Szoboszlai selaras dengan karakter Iraola: intensitas pressing tinggi dan etos kerja tanpa bola. Setelah mencatat salah satu musim terbaiknya bersama Liverpool, ia berpeluang menjadi motor permainan.

Florian Wirtz diproyeksikan mengisi peran gelandang serang. Meski sebelumnya bekerja erat dengan Xabi Alonso di Bayer Leverkusen, atributnya dinilai cocok dengan filosofi Iraola.

Lanjut Baca:

Mobilitas Wirtz di antara lini, kemampuan melakukan pressing, serta kualitas menciptakan peluang dapat menjadi senjata penting. Iraola berpeluang memberinya kebebasan lebih besar untuk menjadi pusat kreativitas. Liverpool masih memungkinkan menambah satu gelandang baru guna mempertebal kedalaman skuad dan menyediakan variasi taktik sepanjang musim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya