Liputan6.com, Manila - Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Filipina bertambah menjadi 19 orang pada Selasa (11/8/2026). Bencana tersebut dipicu oleh muson barat daya serta siklon tropis Luis dan Kujira.
Menurut The Philippine Daily Inquirer, Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Filipina (NDRRMC) juga melaporkan empat orang masih hilang.
Advertisement
Sedikitnya 2,27 juta orang terdampak cuaca ekstrem tersebut.
Lebih dari 94.990 orang masih mengungsi di 919 tempat pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.
Sedikitnya 684 rumah dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk 45 rumah yang hancur total.
Nilai kerusakan infrastruktur sejauh ini mencapai 1,45 miliar peso atau sekitar US$ 23 juta. Sementara itu, kerugian di sektor pertanian diperkirakan mencapai 135,33 juta peso.