Viral TPS Liar di Cilincing, Pramono Buka Suara

Gunungan sampah hampir setinggi rumah warga di Cilincing, Jakarta Utara, viral di media sossial.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 11 Agustus 2026, 18:02 WIB
Pramono Ungkap Penimbun Sampah di TPS Liar Cilincing, Bakal Sanksi Pengelola

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal viralnya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di kawasan Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara. Pramono mengungkapkan penimbun sampah di TPS itu ialah pihak swasta dan tidak berkaitan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pramono menyebut sampah ditimbun di lokasi tersebut secara sembarangan oleh pihak swasta. Sampah, kata dia berasal dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

"Saya juga sudah mendapatkan laporan bahwa di TPS liar Nagrak, Cilincing itu pengelolanya adalah swasta. Dan itu tidak ada kaitannya dengan Pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/8/2026).

"Sampah itu tempatnya di PT Granito dan almarhum Ibu Yusi sebagai tempat penimbunan sampah itu," lanjutnya.

Menurut Pramono, sampah dari sektor Horeka tersebut sebelumnya diangkut dengan biaya yang dibayarkan oleh pihak penghasil sampah. Namun, sampah tersebut justru berakhir di lokasi yang disebut sebagai TPS liar.

"Sehingga dia mendapatkan biaya untuk mengangkut sampahnya tetapi ditimbun sembarangan," ujarnya.

Atas persoalan tersebut, Pramono telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengambil langkah tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab. Ia meminta pengelola yang melakukan penimbunan sampah secara sembarangan tersebut diberhentikan dan diberikan sanksi.

"Saya minta kepada OPD terkait mengambil langkah tegas, memberhentikan, dan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan," ucap Pramono.

Pramono juga meminta agar Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta bersama jajaran terkait mengumumkan pihak yang bertanggung jawab kepada publik.

"Seperti yang saya sampaikan, saya sudah meminta kepada Dinas Kominfotik dan juga jajaran terkait, siapa pun yang melakukan ini untuk, yang pertama, diumumkan kepada publik," katanya.

Sebelumnya, persoalan TPS liar di Cilincing menjadi sorotan setelah aktivitas penimbunan sampah di lokasi tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram @jakarta.hari.ini, terlihat gunungan sampah itu hampir setinggi rumah warga di Cilincing, Jakarta Utara.

TPS liar itu juga nampak sangat luas. Tumpukan sampah menyebar merata dalam berbagai bentuk dan wadah seperti kantong plastik hitam beragam warna.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya