Liputan6.com, Jakarta - Pendakwah KH Anwar Zahid dipastikan dalam kondisi baik usai mobil yang ditumpanginya terlibat kecelakaan. Setelah kondisinya dipastikan baik-baik saja, KH Anwar Zahid melanjutkan perjalanan untuk mengisi pengajian di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Padangan–Ngawi, tepatnya di Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.45 WIB. Mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya ditabrak truk trailer dari arah belakang. Polisi menyebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Advertisement
Setelah kejadian, agenda pengajian di Banjarnegara tetap berjalan. KH Anwar Zahid hadir sebagaimana jadwal yang telah disusun panitia.
Sesaat usai kecelakaan, KH Anwar Zahid bersama sopirnya dibawa ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Prosedur ini ditempuh untuk memastikan kondisi keduanya sebelum melanjutkan perjalanan.
Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ada luka serius. Tenaga medis menilai keduanya layak melanjutkan perjalanan menuju lokasi pengajian.
Panitia pengajian menyebut kondisi KH Anwar Zahid stabil sehingga acara dapat tetap dilaksanakan sesuai rencana.
"Sedikit ada kendala, Pak Kiai tadi mengalami kecelakaan. Tapi alhamdulillah sudah diperiksa dokter dan bisa rawuh ke sini," ujar panitia sebelum acara dimulai.
Ceramah di Banjarnegara
Kondisi sang pendakwah tampak prima saat menghadiri pengajian di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara. Ia menyampaikan tausiah seperti biasa di hadapan ratusan jemaah.
Acara tersebut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Official @AnzaChanelKHAnwarZahid. Dari tayangan itu, KH Anwar Zahid terlihat memulai ceramah dengan sapaan kepada jemaah yang hadir.
"Sederek-sederek kulo warga Sijenggung, sami sehat nggih, kulo bingah sanget ningali jenengan sehat-sehat, buktine saget dugi meriki kanto melampah piyambak-piyambak, boten wonten sing diinfus, boten wonten sing diangkut ngangge ambulans," ucap KH Anwar Zahid saat membuka ceramahnya.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan penyelidikan awal, Toyota Alphard dikemudikan A (31), warga Kecamatan Kanor. Kendaraan itu berhenti di belakang mobil lain karena penerapan sistem buka-tutup di lokasi perbaikan jalan.
Pada saat berhenti, truk trailer yang dikemudikan WP (44), warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, datang dari arah belakang lalu menabrak bagian belakang Alphard. Polisi menduga sopir trailer mengantuk.
"Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard," jelas Septian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menyatakan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Ia juga menyebut kerusakan hanya terjadi pada kendaraan.
"Tidak ada korban jiwa, cuma kerugian material karena ada kendaraan yang rusak. Untuk korban luka maupun korban jiwa tidak ada," kata Septian, Selasa (11/8/2026).
Penyelidikan lanjutan masih berlangsung. Pengemudi truk trailer telah dimintai keterangan dan hingga kini berstatus saksi.
"Pengemudi truk trailer sedang kami periksa. Saat ini masih berstatus sebagai saksi," pungkasnya.