Liputan6.com, Jakarta - Pencarian terhadap Dendi (20), nelayan yang hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik di perairan Sungai Burung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan menemukan Dendi dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Korban ditemukan setelah tim melakukan pencarian secara intensif selama dua hari.
Advertisement
Komandan Pos SAR Tulang Bawang Zian Fajri mengatakan, Dendi ditemukan setelah tim memperluas area pencarian dari lokasi awal kejadian.
"Setelah dilakukan pencarian dan penyisiran oleh Tim SAR Gabungan, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 21,04 nautical mile dari lokasi kejadian," kata Zian, Selasa (11/8/2026).
Setelah ditemukan, jenazah Dendi langsung dievakuasi menuju rumah duka di Desa Kampung Baru, Kuala Teladas. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Perahu Ditabrak Kapal Pencari Ikan
Pada Minggu (9/8/2026) dini hari, Dendi bersama rekannya, Andi Plata (35), berangkat dari rumah menggunakan perahu menuju perairan Sungai Burung untuk mencari ikan dengan menebar jaring.
Namun, sekitar pukul 02.30 WIB, perahu yang mereka gunakan ditabrak kapal pencari ikan lain. Benturan tersebut membuat perahu terbalik dan kemudian tenggelam.
"Namun, sekitar pukul 02.30 WIB, perahu yang mereka gunakan ditabrak kapal pencari ikan lain. Benturan tersebut membuat perahu terbalik dan kemudian tenggelam," jelas Zian.
Andi berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas sekitar pukul 06.00 WIB. Sementara Dendi hilang dan belum diketahui keberadaannya.
Dendi Ditemukan
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian. Operasi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polairud, Pos AL, Pos KPLP, SAR MTA, aparat setempat, masyarakat, serta nelayan.
"Sejak menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel Pos SAR Tulang Bawang dan berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk melakukan pencarian," tutur Zian.
Memasuki hari kedua operasi SAR, pencarian kembali dilakukan sejak pukul 07.00 WIB. Petugas menggunakan perahu nelayan dan speed lidah untuk menyisir perairan.
Setelah sekitar enam jam pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan Dendi sekitar pukul 13.40 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar 21,04 nautical mile atau sekitar 39 kilometer dari lokasi awal perahu terbalik.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Desa Kampung Baru, Kuala Teladas untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan pada pukul 15.25 WIB dan dinyatakan selesai.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi," tandas Zian.