Kebakaran Dekat Stasiun Kampung Bandan Diduga Akibat Rokok, KRL Terganggu

Kebakaran tersebut sempat mengganggu perjalanan Commuter Line relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 10 Agustus 2026, 23:10 WIB
Kebakaran Lahan Dekat Stasiun Kampung Bandan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran lahan di sekitar Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan. Kebakaran tersebut sempat mengganggu perjalanan Commuter Line relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Budi Haryono mengatakan lahan milik PT KAI yang terbakar memiliki luas sekitar 15.000 meter persegi.

“Dugaan penyebab kebakaran lahan milik PT KAI seluas 15.000 meter persegi akibat puntung rokok,” kata Budi di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurut Budi, dugaan tersebut diperoleh dari keterangan warga. Puntung rokok disebut dibuang di sekitar area pelepasan burung merpati yang berdekatan dengan lahan berisi ilalang kering.

Kondisi vegetasi yang kering membuat api dengan cepat menyambar dan merambat ke area lahan lainnya.

Mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 14.38 WIB, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 40 personel serta delapan unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Kebakaran tersebut sempat berdampak pada perjalanan Commuter Line yang melayani rute Tanjung Priok-Jakarta Kota dan sebaliknya.

Setelah lebih dari tiga jam penanganan, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.44 WIB.

“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali normal,” ujar Budi.

 

KRL Sempat Terganggu

Sebelumnya, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang karena perjalanan KRL dari Tanjung Priok menuju Jakarta Kota terganggu akibat kebakaran di sekitar Stasiun Kampung Bandan.

Gangguan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.21 WIB. Namun, pada pukul 15.58 WIB, KAI Commuter menyatakan perjalanan KRL di jalur tersebut telah kembali dapat dilalui setelah proses penanganan kebakaran.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya