Liputan6.com, Washington- Pentagon kembali merilis sejumlah dokumen terkait benda terbang misterius atau UFO yang telah dideklasifikasi. Rilis terbaru ini mencakup rekaman video yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, gambar ilustrasi, hingga dokumen yang mencatat berbagai penampakan objek misterius selama puluhan tahun.
Dikutip dari BBC, Sabtu (8/8/2027), dalam salah satu video, sebuah bola misterius terlihat melesat di atas kawasan permukiman di Timur Tengah. Rekaman lainnya memperlihatkan sebuah bola hitam yang melayang di atas Samudra Pasifik, kemudian seolah menghilang sesaat sebelum kembali muncul.
Advertisement
Rilis terbaru Pentagon tersebut terdiri dari 41 berkas. Isinya mencakup lebih dari selusin video, tiga gambar, serta sejumlah dokumen dalam format PDF. Dokumen paling lama berasal dari 1953, sedangkan yang paling baru berasal dari tahun ini.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebelumnya mengunggah kumpulan pertama yang terdiri dari 161 berkas ke situs resminya pada 8 Mei. Saat itu, Pentagon menjanjikan akan ada lebih banyak dokumen yang dirilis.
Desakan untuk membuka dokumen tersebut muncul setelah Presiden Donald Trump meminta agar berkas-berkas terkait UFO dirilis melalui perintah eksekutif pada awal tahun ini. Sejak itu, Pentagon telah mendeklasifikasi ratusan dokumen dalam lima tahap rilis.
Sejumlah Temuan
Salah satu video direkam di atas Teluk Oman pada 2021. Rekaman itu tampak memperlihatkan sebuah objek gelap berbentuk bola yang bergerak dengan pola tidak beraturan.
Sekilas, objek tersebut terlihat seperti lalat rumah yang melintas cepat di depan kamera. Namun, objek itu dilaporkan merupakan Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) dengan diameter sekitar 4 kaki atau 1,2 meter.
UAP merupakan istilah resmi yang digunakan pemerintah dan ilmuwan Amerika Serikat untuk menyebut objek-objek semacam itu. Istilah tersebut berbeda dengan Unidentified Flying Objects (UFO) karena UAP tidak hanya merujuk pada objek yang berada di udara, tetapi juga dapat ditemukan di darat maupun di bawah air.
Video lainnya direkam menggunakan kamera sensor militer Amerika Serikat di lokasi yang tidak diungkapkan di Timur Tengah pada 2025. Rekaman tersebut menunjukkan sebuah bola berbentuk bulat bergerak dalam garis lurus di atas kawasan yang tampak seperti permukiman perkotaan.
Sementara itu, salah satu dokumen FBI yang telah dideklasifikasi memuat kesaksian seorang mantan pilot militer. Ia mengaku melihat sejumlah cahaya di langit pada Oktober 2023 ketika melakukan penerbangan dari Boston menuju Dublin.
Menurut kesaksiannya, banyak pilot lain juga pernah melihat kejadian serupa antara tengah malam hingga pukul 03.00.
Cahaya berwarna putih itu awalnya terlihat redup, kemudian semakin terang sebelum akhirnya menghilang. Sebagian cahaya tampak diam, sementara lainnya bergerak dalam garis lurus dan terkadang mengubah arah.
Pilot tersebut mengatakan telah melihat variasi cahaya serupa sedikitnya 10 kali sejak pertama kali menyaksikannya pada 2023.
Rekaman lain yang diambil di atas Samudra Pasifik pada 2019 memperlihatkan sebuah bola hitam yang muncul kemudian menghilang dari pandangan. Ketika kembali terlihat, objek itu tampak bergetar sebelum perlahan bergerak dari kiri ke kanan.
Deskripsi video tersebut menjelaskan bahwa gambar ditangkap menggunakan sebuah sensor, tetapi tampilan pada layar direkam menggunakan perangkat genggam. Kondisi itu kemungkinan menjadi penyebab munculnya efek kedipan yang terlihat dalam rekaman.
Komunitas UFO Menantikan Jawaban
Bagi komunitas UFO yang selama ini menantikan jawaban mengenai berbagai penampakan tersebut, rilis terbaru Pentagon kembali memunculkan pertanyaan: "apakah dokumen-dokumen itu akhirnya memberikan jawaban?"
Salah satu dokumen tertua dalam kumpulan tersebut berasal dari 1953. Dalam dokumen PDF itu, US Naval Photographic Interpretation Center memaparkan kesimpulannya terhadap dua video yang direkam di wilayah Amerika Serikat bagian barat, masing-masing di Montana pada 1950 dan Utah pada 1952.
Dalam memo tersebut, pusat tersebut menggambarkan objek yang terlihat semakin besar seiring meningkatnya "luminositas" atau tingkat kecerahannya. Kesimpulannya, video-video tersebut memperlihatkan objek yang karakteristiknya "tidak konsisten dengan fenomena alam".
Sementara itu, seluruh gambar dalam rilis terbaru bukan merupakan foto asli. Pentagon menjelaskan bahwa gambar-gambar tersebut merupakan rendering atau interpretasi artistik berdasarkan deskripsi langsung mengenai pertemuan dengan objek yang diduga berasal dari luar bumi.
Salah satu rendering menggambarkan sebuah segitiga hitam berukuran besar di langit, dengan cahaya berbentuk bulat di setiap sudutnya. Gambar tersebut dibuat berdasarkan kesaksian langsung dua mantan anggota militer Amerika Serikat yang mengaku mengalami pertemuan dengan objek tersebut pada musim panas 2011.
Minat publik Amerika Serikat terhadap kehidupan di luar bumi kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, Kongres Amerika Serikat menggelar sidang UFO pertamanya dalam lima dekade. Pada saat yang sama, militer berjanji meningkatkan transparansi terkait isu tersebut.
Dalam pengumuman mengenai rilis berkas tahap kelima ini, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan departemen pertahanan akan merilis dokumen tambahan secara "bergulir".