Liputan6.com, Jakarta - Ajang pameran GIIAS 2026 memang dipenuhi peluncuran mobil-mobil terbaru dan teknologi elektrifikasi. Namun, di tengah canggihnya teknologi kendaraan masa depan, ada satu sudut yang justru membuat pengunjung berhenti lebih lama, yaitu deretan mobil legendaris yang menjadi saksi perjalanan panjang industri otomotif.
Mobil-mobil klasik yang dipamerkan bukan sekadar pajangan. Masing-masing menyimpan cerita, mulai dari kendaraan yang pernah menjadi ikon petualangan, pelopor mobil sport Jepang, hingga city car yang membentuk budaya otomotif di Indonesia.
Advertisement
Berikut beberapa deretan mobil legendaris yang ada di GIIAS 2026:
Toyota Land Cruiser FJ40
Toyota memboyong SUV legendaris Land Cruiser FJ40 bernuansa classic green dengan atap putih (white top) yang ikonis.
Di Indonesia, mobil yang kerap disapa "Toyota Hardtop" ini bukan cuma sekadar kendaraan, melainkan simbol ketangguhan sejak era 1960-an.
Mobil yang pertama kali memikat dunia lewat ketangguhan mesin seri F 6-silinder berkapasitas 3.800 cc hingga 4.200 cc.
Hingga, pernah menjadi andalan kendaraan operasional militer, eksplorasi perkebunan, hingga kendaraan pejabat di kawasan terjal Indonesia.
Dengan desain kotak khas, lampu bulat, serta warna hijau klasik, mobil ini menjadi salah satu yang daya tarik di GIIAS 2026 ini.
Honda S500
Selanjutnya, Honda membawa Honda S500, roadster mungil yang menjadi mobil penumpang pertama buatan Honda yang dirilis pada tahun 1963.
Meskipun tergolong city roadster, Honda membekalinya dengan teknologi canggih di zamannya, yaitu mesin 4-silinder DOHC berkapasitas 531 cc yang mampu berputar hingga putaran tinggi high-revving 8.000 RPM serta menggunakan penggerak rantai chain-drive ke roda belakang.
Kehadiran roadster mungil atap terbuka ini di GIIAS 2026 menjadi bukti autentik transformasi Honda dari produsen sepeda motor menjadi raksasa otomotif global.
Honda City Turbo
Tidak hanya itu, Honda juga menampilkan City Turbo, hatchback ikonik era 1980-an yang hingga kini masih memiliki banyak penggemar.
Mobil yang dirancang oleh Hiroshi Kizawa, mobil kompak berbobot ringan ini dijejali mesin 1.200 cc yang disuntik turbocharger.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga yang meledak-ledak di ukuran bodinya yang imut, hingga dijuluki sebagai Pocket Rocket.
Dengan desain kompak berpadu mesin turbo membuat mobil ini menjadi simbol keberanian Honda menghadirkan mobil kecil dengan karakter sporty.
Suzuki APV Generasi Awal
Sementara itu, Suzuki memilih menghadirkan APV generasi awal. Berbeda dengan mobil klasik lain yang identik dengan usia puluhan tahun, APV menjadi pengingat bahwa kendaraan keluarga ini pernah menjadi andalan masyarakat Indonesia berkat kabinnya yang luas dan keandalannya untuk berbagai kebutuhan.
Kehadiran mobil-mobil legendaris tersebut memberikan warna berbeda di tengah dominasi kendaraan listrik dan teknologi masa depan.
Manariknya, mobil yang terbilang legend tetapi masih banyak masyarakat yang menginginkan hingga kini di GIIAS 2026.
Dengan kehadiran deretan mobil klasik ini memberikan keseimbangan di tengah dominasi kendaraan listrik dan kecerdasan buatan.