Istana Buka Suara soal Reshuffle, Dua Jabatan Ini Jadi Prioritas

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan isu reshuffle memang kerap mencuat.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 07 Agustus 2026, 15:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna keduanya pada sore hari ini, Rabu (6/11/2024). (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Istana menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Pemerintah saat ini lebih memprioritaskan pengisian sejumlah posisi wakil menteri yang masih kosong.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan isu reshuffle memang kerap mencuat, namun hingga kini belum ada keputusan maupun agenda dari Presiden untuk mengubah susunan kabinet.

"Soal reshuffle perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Prasetyo, apabila nantinya terjadi perubahan dalam kabinet, langkah tersebut kemungkinan besar dilakukan untuk mengisi jabatan yang saat ini belum terisi, bukan melakukan perombakan besar-besaran.

Ia mencontohkan dua posisi yang masih kosong, yakni Wakil Menteri Pertanian setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang ditinggalkan Silmy Karim.

"Kalaupun nanti ada perubahan atau yang disebut reshuffle, kemungkinan prioritasnya adalah mengisi jabatan-jabatan yang saat ini kosong," ujarnya.

Prasetyo menyebut posisi Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Imipas menjadi dua jabatan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah untuk segera diisi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya