Jaga Kualitas Kendaraan Niaga, Hino Perkuat Digitalisasi dan Standarisasi Karoseri

Hino menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas, dan keselamatan kendaraan niaga melalui digitalisasi proses inspeksi serta standarisasi karoseri

oleh Arief AszhariDiterbitkan 07 Agustus 2026, 13:08 WIB
Line up Hino di GIIAS 2026 (Hino)

Liputan6.com, Jakarta - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas, dan keselamatan kendaraan niaga melalui digitalisasi proses inspeksi serta standarisasi pembangunan bodi kendaraan atau karoseri.

Inovasi dari perusahaan kendaraan niaga asal Jepang ini, antara lain menerapkan Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI), yakni sistem inspeksi kendaraan berbasis digital yang menggantikan proses pencatatan manual.

Walaupun tahapan pemeriksaannya tetap sama, seluruh proses kini dilakukan menggunakan perangkat digital sehingga hasil inspeksi menjadi lebih praktis, akurat, dan mudah ditelusuri.

Seluruh data inspeksi tersimpan secara cloud dengan daftar pemeriksaan (checklist) yang terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi kendaraan Hino.

Sistem ini membuat proses pengendalian kualitas menjadi lebih transparan, konsisten, serta mudah dipantau oleh Hino maupun mitra karoseri.

Heri Komala, Bodymaker Department Head HMSI menjelaskan, dengan kepercayaan yang diberikan pelanggan untuk memilih armada Hino, sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk bisa memastikan setiap kendaraan yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas dan keselamatan.

"Melalui digitalisasi proses inspeksi dan standarisasi bersama karoseri, kami ingin memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa setiap kendaraan Hino telah melalui proses yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar," jelas Heri, saat panel diskusi bertajuk "Accelerating Quality & Safety: Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Hino untuk Transportasi Indonesia" yang digelar di GIIAS 2026, ICE, BSD City, Tangerang.

Standarisasi Karoseri

Di sisi lain, perusahaan juga terus memperkuat Bodymaker Standardization, Program yang mengacu pada Body Mounting Manual (BMM) Hino.

Pedoman teknis tersebut mengatur proses pembangunan bodi kendaraan agar sesuai dengan spesifikasi sasis, mulai dari metode pemasangan, distribusi beban, hingga aspek keselamatan.

Hino juga melakukan pembinaan, audit, dan sertifikasi terhadap mitra karoseri agar setiap kendaraan yang diserahkan kepada pelanggan memiliki kualitas yang seragam, lebih aman, andal, serta memiliki daya tahan optimal untuk mendukung operasional jangka panjang.

"Body Mounting Manual menjadi acuan kami bersama mitra karoseri, untuk memastikan setiap kendaraan dibangun sesuai standar Hino. Dengan kualitas yang terjaga secara konsisten, pelanggan dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih aman, andal, dan produktif," tutup Dody Pramono, Truck & Bus Bodymaker HMSI.

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya