Joanna Alexandra Tampil Memukau Bak Taman Bunga dengan Gaun Pengantin Pink Didiet Maulana

Didiet Maulana merancang gaun pengantin Joanna Alexandra yang terinspirasi dari taman bunga

oleh Vinsensia DianawantiDiterbitkan 07 Agustus 2026, 12:00 WIB
Didiet Maulana menghadirkan sebuah taman bunga pada gaun pengantin Joanna Alexandra (@joannalexandra)

Liputan6.com, Jakarta - Gaun pengantin identik dengan warna putih yang melambangkan kesucian. Namun, Joanna Alexandra memilih jalan berbeda saat mengucap janji suci bersama Chris Dingwall. Aktris tersebut tampil memikat dalam balutan gaun pengantin serba merah muda rancangan desainer Didiet Maulana, menghadirkan nuansa romantis yang begitu personal.

Pilihan warna pink bukan sekadar mengikuti tren atau menciptakan tampilan yang berbeda. Sejak awal proses perancangan, Joanna sudah memiliki satu keinginan yang tak bisa ditawar, yakni mengenakan gaun bernuansa pink dari ujung kepala hingga kaki.

Menurut Didiet Maulana, Joanna memang menginginkan busana yang jauh dari kesan konvensional. Alih-alih memilih gaun putih klasik atau kebaya pengantin, ia menginginkan tampilan yang lebih ekspresif, modern, sekaligus tetap memiliki sentuhan budaya Indonesia.

"Awalnya saya menawarkan kebaya, tetapi Joanna memang tidak ingin memakai kebaya. Meski begitu, dia tetap ingin ada sentuhan wastra Indonesia. Dari situ akhirnya kami menciptakan satu look berupa full dress yang terinspirasi dari dodotan, tetapi menggunakan material songket," jelasnya.

Meski dikenal sebagai desainer yang lekat dengan karya-karya kebaya, Didiet akhirnya menerjemahkan keinginan tersebut melalui pendekatan yang berbeda. Ia merancang gaun penuh yang terinspirasi dari siluet dodotan, namun dibuat menggunakan material songket berwarna pink dengan kilau benang perak yang elegan.

Gaun tersebut dipadukan dengan outer bernuansa pink lembut yang dipenuhi bordir bunga. Siluetnya terlihat dramatis, tetapi tetap ringan dan romantis, menciptakan tampilan pengantin yang feminin tanpa kehilangan karakter kuat Joanna Alexandra.

 

Terinspirasi Taman Bunga Claude Monet

Didiet Maulana menghadirkan sebuah taman bunga pada gaun pengantin Joanna Alexandra (@joannalexandra)

Di balik tampilannya yang anggun, gaun pengantin Joanna Alexandra menyimpan inspirasi artistik yang unik. Didiet Maulana mengaku mendapat kebebasan penuh untuk mengeksplorasi desain, yang kemudian ia terjemahkan menjadi sebuah karya couture bertema taman bunga.

Inspirasi tersebut lahir dari lukisan-lukisan taman karya pelukis impresionis Claude Monet. Nuansa bunga yang bermekaran dipadukan dengan sentuhan estetika era Renaissance, kemudian diwujudkan melalui detail bordir yang memenuhi hampir seluruh bagian outer.

Bunga-bunga yang menghiasi busana juga dipilih secara personal. Didiet berupaya menghadirkan bunga-bunga favorit Joanna ke dalam rancangan melalui teknik bordir yang rumit, sehingga setiap detail terasa memiliki makna emosional bagi sang pengantin.

 

The Garden of Love

Didiet Maulana menghadirkan sebuah taman bunga pada gaun pengantin Joanna Alexandra (@joannalexandra)

Rancangan tersebut kemudian diberi nama The Garden of Love. Nama itu menggambarkan filosofi bahwa kehidupan pernikahan layaknya sebuah taman yang harus terus dirawat agar cinta dapat tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu.

Konsep tersebut tercermin pada hamparan bordir bunga yang menghiasi gaun, dipadukan dengan gradasi warna pink lembut yang menghadirkan kesan hangat, romantis, sekaligus penuh harapan.

Alih-alih sekadar menghadirkan gaun yang indah dipandang, Didiet ingin menjadikan busana tersebut sebagai representasi perjalanan cinta Joanna dan Chris yang akan terus bertumbuh seiring waktu.

 

Gaun yang Merepresentasikan Karakter Joanna Alexandra

Didiet Maulana menghadirkan sebuah taman bunga pada gaun pengantin Joanna Alexandra (@joannalexandra)

Bagi Didiet Maulana, setiap gaun pengantin selalu lahir dari karakter pemiliknya. Karena itu, ia tidak pernah membuat rancangan dengan pendekatan yang sama untuk setiap pengantin.

Filosofi tersebut terlihat jelas pada gaun Joanna Alexandra. Dominasi warna pink dipilih karena benar-benar merepresentasikan kepribadian Joanna yang dikenal sangat menyukai warna tersebut. Bahkan, menurut Didiet, kecintaan Joanna terhadap warna pink begitu besar hingga ia pernah berkelakar ingin mengecat rumahnya dengan warna serupa.

Tak heran ketika melihat presentasi akhir berupa songket pink beraksen perak yang dipadukan dengan outer bordir bunga, Joanna langsung jatuh hati.

Melalui The Garden of Love, Didiet Maulana menghadirkan lebih dari sekadar busana pengantin. Ia menerjemahkan karakter, mimpi, dan kisah cinta Joanna Alexandra ke dalam sebuah karya couture yang membuktikan bahwa wastra Indonesia mampu tampil modern, romantis, dan keluar dari pakem gaun pengantin tradisional tanpa kehilangan identitas budayanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya