Liputan6.com, Washington D.C - Sejarah lahirnya hip hop terjadi pada 11 Agustus 1973, di sebuah pesta untuk menyambut tahun ajaran baru untuk para remaja di ruang rekreasi sebuah gedung apartemen di Bronx barat, New York. Selayaknya genre musik lain, hip hop berakar pada bentuk-bentuk musik lain, dan perkembangannya telah dibentuk oleh banyak seniman yang berbeda. Namun, ada argumen yang kuat menyatakan bahwa hip hop benar-benar lahir tepat pada acara tersebut, di sebuah komunitas di 1520 Sedgwick Avenue.
Dikutip dari History.com, Selasa (11/8/2026), pria yang memimpin pesta bersejarah itu adalah saudara laki-laki dari penyelenggara pesta, Clive Campbell atau lebih dikenal dalam sejarah sebagai DJ Kool Herc, bapak pendiri hip hop.
Advertisement
Ia lahir dan dibesarkan hingga berusia 10 tahun di Kingston, Jamaika. DJ Kool Herc mulai memutar piringan hitam di pesta-pesta dan di sela-sela penampilan band sang ayah saat ia masih remaja di Bronx pada awal 1970-an. Herc sering meniru gaya “selector (DJ)" Jamaika dengan “toasting” atau berbicara di atas rekaman yang ia putar. Tapi, signifikansi historisnya sama sekali tidak berkaitan dengan rap. Kontribusi Kool Herc terhadap hip hop jauh lebih mendasar.
Inovasi khas dari DJ tersebut muncul dari pengamatan terhadap reaksi penonton saat mendengar bagian-bagian tertentu dari lagu apapun yang sedang ia putar. “Saya memperhatikan bahwa orang-orang biasanya menunggu bagian tertentu dari lagu tersebut untuk menari, mungkin untuk melakukan gerakan andalan mereka.”
Momen-momen tersebut biasanya terjadi pada bagian drum break, saat vokal dan instrumen lain dalam sebuah lagu menghilang sepenuhnya selama satu atau dua birama, menyisakan irama murni. Yang Herc akan lakukan adalah menggunakan dua turntable dalam pengaturan DJ standar bukan untuk membuat transisi yang mulus antara dua piringan hitam, tapi untuk berpindah-pindah berulang kali antara dua salinan piringan hitam yang sama. Hal ini memperpanjang bagian drum break singkat yang paling dinantikan oleh penonton.
Teknik ini ia namakan “Merry-Go-Round.” Kini, teknik ini dikenal sebagai “break beat.”
Di musim panas tahun 1973, DJ Herc menggunakan dan menyempurnakan gaya break beat miliknya selama hampir satu tahun penuh.
Namun, pesta yang diadakan oleh saudara perempuannya pada 11 Agustus itu membawanya tampil di hadapan penonton terbanyak yang pernah dihadapinya, serta menggunakan sistem suara paling kuat yang pernah ia pakai. Kesuksesan pesta itulah yang memicu revolusi musik dari bawah ke atas, tepat enam tahun sebelum istilah “hip hop” bahkan mulai dikenal luas.