Mimpi Buruk Alejandro Garnacho di Thailand

Alejandro Garnacho mengalami cedera saat Aston Villa mengunjungi Thailand untuk laga pramusim.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 05 Agustus 2026, 16:26 WIB
Winger Aston Villa Alejandro Garnacho. (Bola.com/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Awal perjalanan Alejandro Garnacho bersama Aston Villa tidak berjalan sesuai harapan. Winger asal Argentina itu mengalami cedera wajah hingga berdarah saat menjalani laga uji coba pramusim melawan BG Pathum United di Thailand, Selasa (4/8/2026).

Menurut laporan The Sun, Garnacho harus ditarik keluar pada babak pertama setelah mengalami benturan keras dengan pemain BG Pathum, Ryan Edwards. Pertandingan sendiri sempat tertunda selama 30 menit akibat badai petir sebelum akhirnya dimulai.

Insiden terjadi ketika Garnacho mendapat tekel yang membuatnya mengalami luka pada bagian wajah. Tim medis langsung memberikan perawatan di lapangan, namun pemain berusia 22 tahun itu akhirnya tidak dapat melanjutkan pertandingan dan meninggalkan lapangan dengan kondisi mulut berlumuran darah.

Cedera tersebut menjadi kabar yang kurang menggembirakan bagi Aston Villa. Garnacho baru bergabung dengan klub pada 23 Juli dengan status pinjaman selama satu musim dari Chelsea dalam kesepakatan yang dikabarkan bernilai total sekitar 43 juta poundsterling.

Manajer Unai Emery berharap kepindahan ini dapat menghidupkan kembali performa sang pemain setelah musim yang kurang memuaskan bersama Chelsea.

 


Kesempatan Bangkit

Alejandro Garnacho dalam tur pramusim Aston Villa di Jakarta. (Dok @AVFCOfficial)

Garnacho datang ke Aston Villa dengan tekad mengembalikan performa terbaiknya. Setelah pindah dari Manchester United ke Chelsea pada musim panas tahun lalu dengan nilai transfer sekitar 40 juta poundsterling, ia kesulitan mendapatkan tempat utama di tengah ketatnya persaingan skuad.

Sepanjang musim lalu, Garnacho tampil dalam 43 pertandingan di semua kompetisi bersama Chelsea. Di Premier League, ia mencatatkan 24 penampilan dengan torehan satu gol dan tiga assist. Secara keseluruhan, ia mengakhiri musim dengan delapan gol, di mana empat di antaranya dicetak di ajang Carabao Cup.

Musim ini menjadi peluang besar bagi Garnacho untuk membuktikan kualitasnya bersama Aston Villa, yang akan kembali berlaga di Liga Champions. Namun, kini perhatian utama tertuju pada proses pemulihannya. Aston Villa berharap cedera wajah yang dialaminya tidak membuat sang winger absen terlalu lama sehingga tetap dapat menjalani persiapan optimal menjelang dimulainya musim baru Premier League.

 


Aston Villa Tetap Menang

Meski kehilangan Garnacho sejak babak pertama, Aston Villa tetap mampu mengamankan kemenangan 3-1 atas BG Pathum United. Emi Buendía dan Victor Lindelöf membawa Villa unggul dua gol sebelum turun minum, sementara Boubacar Kamara menambah keunggulan pada babak kedua sehingga skor berubah menjadi 3-0.

BG Pathum hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui satu gol hiburan menjelang pertandingan berakhir.

Namun, kemenangan tersebut harus dibayar mahal. Selain cedera yang dialami Garnacho, kapten tim John McGinn juga mengalami masalah pada lutut setelah salah melakukan tumpuan. Demi menghindari risiko cedera yang lebih serius, Emery langsung menarik gelandang asal Skotlandia itu dari lapangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya