Liputan6.com, Jakarta - Aktor Terlalu Tampan (2019), Ari Irham, kini kembali membintangi sebuah film bertajuk Seni Merayu Tuhan. Film bertemakan coming-of-age ini akan dirilis secara serentak di bioskop Indonesia pada 13 Agustus mendatang.
Melalui konferensi pers yang dihelat di Epicentrum XXI, Jakarta, Selasa (4/8/2026), para jajaran filmmaker dan pemain menyapa para jurnalis dengan membagikan cerita di balik proses menggarap film Seni Merayu Tuhan.
Advertisement
Ari yang berperan sebagai Hikmah mengungkapkan bahwa ada satu sifat Hikmah yang terefleksi di dalam dirinya sendiri, yaitu sifat keegoisan.
“Salah satu refleksi dari karakter Hikmah mungkin sifat keegoisan. Dalam diri aku sendiri aku pernah merasakan di mana aku merasa selalu benar di dalam hidup,” ungkap Ari.
Aktor berusia 24 tahun itu juga mengatakan bahwa ia bersyukur dengan adanya film ini, karena film ini banyak mengingatkannya tentang hal-hal yang mungkin ia anggap sepele tapi sebenarnya penting.
“Tapi, aku pribadi merasa bersyukur setelah menonton film ini karena film ini mengingatkan aku bahwa aku tuh masih punya temen yang bisa ngingetin diri aku tidak sepenuhnya benar. Film ini banyak mengingatkan aku hal-hal yang mungkin sehari-hari aku anggap remeh tapi sebenarnya itu penting buat aku,” kata Ari Selasa sore itu.
Kemiripan Ari dengan Karakter Hikmah
Ari juga mengatakan bahwa ada satu karakternya yang mirip dengan karakter Hikmah, yaitu lupa mambalas chat ibunya.
“Ada sih satu, suka lupa bales chat Mamah,” kata Ari sambil tertawa.
Namun, ia menambahkan bahwa setelah menonton film Seni Merayu Tuhan dirinya mulai tertegur. “Ketegur dan berubah pelan-pelan. Namanya manusia enggak bisa tiba-tiba sempurna, pasti ada prosesnya. Apalagi buat saya prosesnya masih panjang dalam hidup,” kata dia.
Karakter Hikmah Sebagai Editor
Di sisi lain, Rino Sarjono selaku penulis mengungkapkan bahwa karakter Hikmah sebagai editor cukup menarik karena memiliki peran yang dapat mengontrol pekerjaannya namun hidupnya sendiri tidak terkendali.
“Ada yang menarik ketika karakter Hikmah menjadi editor, itu secara internalnya jadi menarik banget untuk karakternya Hikmah karena Hikmah adalah editor yang terbiasa mengatur cerita dan kisah-kisah di pekerjaannya. Dia udah punya kontrol pada kisah hidupnya sendiri. Namun, ketika kehidupannya sedang kelabakan, itu tidak bisa terkontrol,” tuturnya.
Sinopsis Film Seni Merayu Tuhan
Seni Merayu Tuhan mengisahkan tentang Hikmah (Ari Irham) yang kesehariannya mengabaikan keluarga dan kehidupan spiritual. Hari-harinya seringkali ia habiskan untuk bekerja dan bertemu kekasihnya Sophia (Lutesha).
Namun, hidupnya seketika berubah selepas ibunya (Rieke Diah Pitaloka) meninggal dunia. Kehilangan itu memberikannya penyesalan terdalam dan mengubah cara pandangnya tentang kehidupan.
Hikmah perlahan demi perlahan mulai merayu Tuhan dengan mendekatkan diri kepada-Nya. Sepanjang prosesnya, ia ditemani oleh Sophia dan sahabat sejak masa kecilnya Hotib (Teuku Ryzki).
Hikmah terus berusaha mencari tahu makna rasa ikhlas dan keimanan yang selama ini tidak pernah ia temukan dalam hidupnya.