"Maafkan Saya", Kata Terakhir Mantan Istri Polisi Sebelum Terdengar Tembakan

Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami luka tembak di bagian kepala.

oleh Reza EfendiDiterbitkan 05 Agustus 2026, 09:59 WIB
Fakta Baru Kasus Mantan Istri Polisi Tewas di Medan: Hasil Olah TKP dan Autopsi Diungkap

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memaparkan hasil penyelidikan terkait kematian seorang perempuan berinisial L yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Kompleks Bumi Asri, Medan, Minggu (2/8/2026).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan penyelidikan dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, autopsi, hingga uji laboratorium forensik.

Dalam penyelidikan tersebut, polisi telah memeriksa dua saksi yang berada di lokasi sebelum korban ditemukan meninggal, yakni IH dan anak korban yang berusia sembilan tahun berinisial M.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi utama. Pertama adalah saksi dengan inisial IH. Kemudian yang kedua adalah saksi anaknya M, sembilan tahun," kata Jean Calvijn dalam konferensi pers, Selasa (4/8/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berada di dalam kamar bersama kedua saksi. Setelah itu, IH keluar dari ruangan. Saat kembali, ia hanya melihat anak korban berada di kamar, sedangkan korban tidak terlihat.

Merasa curiga, IH menemukan tas korban dalam keadaan terbuka dan melihat sebuah senjata api di dalamnya. Ia kemudian memeriksa kamar mandi, mengetuk pintu beberapa kali, dan meminta korban keluar.

Anak korban juga ikut mengetuk pintu kamar mandi. Sesaat kemudian, saksi mendengar korban mengucapkan kalimat, "Maafkan saya," sebelum terdengar satu kali suara letusan.

Tim Inafis Polrestabes Medan kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan senjata api yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

 

Fakta Baru Kasus Mantan Istri Polisi Tewas di Medan: Hasil Olah TKP dan Autopsi Diungkap

Hasil Autopsi Terungkap

Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Medan menunjukkan korban mengalami luka tembak di bagian kepala. Dokter forensik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam.

Sementara itu, hasil pemeriksaan laboratorium forensik menemukan residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Adapun uji swab terhadap tangan saksi IH menunjukkan hasil negatif.

Meski demikian, polisi menyatakan penyelidikan belum dihentikan. Penyidik masih mendalami latar belakang peristiwa tersebut, termasuk berbagai persoalan pribadi dan keluarga yang diduga berkaitan dengan kasus ini.

"Beberapa persoalan internal pribadi dan keluarga," ujar Jean Calvijn saat ditanya mengenai motif yang masih didalami penyidik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya