Tren Aura Makeup 2026 Hadirkan Riasan Gradasi Warna Unik Ungkap Ekspresi Diri

Aura makeup 2026 menjadi tren kecantikan yang memanfaatkan gradasi warna untuk ekspresi diri. Riasan ini mencerminkan emosi dan kepribadian melalui palet cerah.

oleh Vinsensia DianawantiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 18:00 WIB
Ilustrasi Makeup. (Foto: Roman Kim/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Dunia kecantikan terus berinovasi. DItandai dengan sebuah tren yang lebih dari sekadar estetika visual: Aura Beauty. Tren ini, yang diidentifikasi oleh laporan tahunan Pinterest Predicts, mengajak individu untuk mengekspresikan energi, emosi, dan kepribadian mereka melalui warna dan cahaya dalam riasan. Konsep ini menempatkan riasan sebagai cerminan jiwa, bukan sekadar penutup wajah.

Menurut Camila Coelho, "Aura Makeup adalah tentang menggunakan riasan sebagai perpanjangan dari siapa Anda, jauh melampaui dasar-dasar." Pendekatan ini menjadikan setiap sapuan warna pada wajah sebagai "papan suasana hati berkode warna untuk jiwa Anda," yang merefleksikan dunia batin pemakainya.

Untuk mencapai efek yang diinginkan, aura makeup sangat bergantung pada teknik riasan gradasi warna yang unik. Transisi warna yang halus dan mulus menjadi kunci untuk menciptakan tampilan yang ethereal dan bercahaya, memungkinkan ekspresi diri yang lebih bebas dan personal.

Aura Makeup: Ekspresi Diri Melalui Cahaya dan Warna

Ilustrasi makeup saat pakai busana merah di momen Natal. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Aura makeup memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari tren riasan lain. Palet warna cerah dan efek ethereal menjadi fondasi utama, menciptakan tampilan yang lembut dan bercahaya. Riasan ini menekankan pada kulit yang bercahaya, garis-garis yang kabur, serta tepi yang lembut, alih-alih kontur yang tajam dan terdefinisi.

Penggunaan warna yang tak terduga menjadi ciri khas lainnya. Perona pipi hadir dalam nuansa seperti ungu muda atau ungu tua, sementara eyeshadow metalik, holografik, atau pastel digunakan untuk menciptakan kilau yang seolah berasal dari dalam. Sentuhan mistik juga dapat ditambahkan melalui eyeliner emas atau smokey eyes multi-warna untuk tampilan celestial.

Untuk memberikan kesan energi yang bersemangat, gloss dengan partikel glitter atau lipstik berkilau sering diaplikasikan. Sophie Vongkhamsao, spesialis kecantikan dan konten di Fresha, menjelaskan bahwa tren aura beauty adalah tentang "merefleksikan bagaimana perasaan Anda di dalam, dan menggambarkannya di luar melalui riasan." Ia mendorong orang untuk berkreasi dengan mencocokkan warna riasan, khususnya perona pipi dan eyeshadow, dengan suasana hati mereka demi tampilan yang kohesif.

Seni Gradasi Warna: Fondasi Tampilan Ethereal

Ilustrasi makeup musim gugur dan dingin. (Foto: Unsplash/Austin Wilcox)

Riasan gradasi warna, atau yang sering disebut gradient makeup, merupakan teknik krusial yang melibatkan transisi warna halus dan mulus, memadukan beberapa nuansa secara bertahap. Teknik ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan efek aura makeup yang ethereal dan bercahaya.

Salah satu aplikasi populer adalah gradasi perona pipi (gradient blush). Teknik ini melibatkan pelapisan beberapa warna perona pipi untuk menciptakan transisi mulus dari area bawah mata hingga tulang pipi. Tujuannya adalah menambah dimensi pada wajah dan menghasilkan hasil akhir yang tampak seperti airbrush. Nogozi Esther Edeme, penata rias yang dikenal sebagai Painted By Esther, banyak dikreditkan mempopulerkan teknik ini. "Teknik ini adalah tentang menambahkan dimensi pada wajah. Anggap saja sebagai kombinasi all-in-one yang memadukan kontur, perona pipi, dan pencerah bawah mata," jelasnya mengenai manfaat gradient blush.

Selain perona pipi, gradasi juga diterapkan pada eyeshadow dan bibir. Gradasi eyeshadow melibatkan perpaduan beberapa warna eyeshadow untuk menciptakan transisi mulus di kelopak mata, menghasilkan tampilan lembut untuk siang hari atau smoky yang sensual untuk malam hari. Sementara itu, gradasi bibir (gradient lips atau ombré lips) menciptakan efek bibir yang memudar secara lembut dari bagian tengah ke luar, populer dalam tren kecantikan Korea (K-beauty).

Secara lebih luas, gradasi warna telah menjadi tren desain yang signifikan, sering disebut "Gradient 2.0," yang menambahkan kedalaman dan dimensi pada berbagai elemen visual. Taylor Lorenz, seorang penulis staf di The Atlantic, mencatat daya tarik psikologis dari transisi warna ini. "Ada progresi yang melekat dalam gradasi, Anda dibawa melalui sesuatu... Membangkitkan hal itu secara visual adalah sesuatu yang sangat menarik bagi orang-orang," ujarnya.

Pandangan Pakar dan Jejak Popularitas Aura Beauty

Jenepher Reynolds, seorang profesional di industri mode, kecantikan, dan kosmetik, mendefinisikan aura beauty sebagai "interaksi cahaya, warna, dan gerakan." Ia menambahkan bahwa ini adalah "difusi warna yang mulus yang mempercantik wajah dengan kilau yang hampir dunia lain," menciptakan "perpaduan gradasi lembut yang terasa ringan namun berdampak, bergeser dan berubah dengan cahaya." Reynolds juga mengaitkan inspirasi aura beauty dengan glamor Studio 54 era 70-an.

Sarah Lind, penata rias film dan TV, berpendapat bahwa daya tarik aura makeup sebagian berasal dari fakta bahwa ia merupakan penyimpangan dari garis-garis tajam dan bersih yang biasanya populer di masa lalu. "Saya pikir cukup mudah bagi orang untuk melakukannya karena ini adalah aliran bebas warna dan kilau. Anda dapat mengekspresikan diri Anda lebih bebas dan tidak banyak pedoman untuk itu," kata Lind, menyoroti kemudahan dan kebebasan berekspresi yang ditawarkan tren ini.

Polina Keller turut menyatakan bahwa Aura Beauty adalah "lebih dari sekadar tren riasan — ini adalah ritual mistis, papan suasana hati berkode warna untuk jiwa Anda, dan cara untuk mengekspresikan dunia batin Anda melalui kecantikan luar." Tren ini diperkirakan bermula dari "aura nails," di mana pigmen digunakan di atas warna solid untuk menciptakan efek cincin suasana hati, dan kemudian berkembang ke riasan wajah, bahkan diperkirakan akan merambah ke warna rambut.

Popularitas aura makeup didukung oleh peningkatan pencarian di Pinterest, dengan "aura effect" meningkat lebih dari 35% dan "Golden Aura" melonjak lebih dari 75%. Generasi Z dan Boomer menjadi pendorong utama tren kecantikan yang merefleksikan ekspresi diri ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya