IHSG Berpotensi Menguat ke 6.352, Simak Rekomendasi Saham 4 Agustus 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 6.029-6.377. Berikut strategi rekomendasi saham pada Selasa, (4/8/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 04 Agustus 2026, 07:00 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, (4/8/2026). Akan tetapi, cermati potensi pembalikan arah IHSG dalam jangka pendek. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah tipis 0,03% ke 6.234, dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi pergerakannya masih mampu berada di atas moving average (MA) 60 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave © dari wave [iv]. Ia mengatakan, hal itu berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6.352-6.545.

“Cermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.122-6.180,” kata dia dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.029,5.839 dan level resistance 6.266,6.377.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menunjukkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance 6.130-6.260.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Eagle Plantation Tbk (BWPT), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Rekomendasi Teknikal

Rekomendasi Teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Buy on Weakness

Saham AMMN menguat 4,39% ke 4.280 dan disertai oleh peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi AMMN saat ini berada di awal wave (v) dari wave [c],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 4.040-4.170

Target Price: 4.620, 4.900

Stoploss: below 3.810

 

2.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Buy on Weakness

Saham ARCI terkoreksi 1,40% ke 1.060 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menyempit pada rentang MA20 dan MA60.

“Kami perkirakan, posisi ARCI saat ini berada pada bagian dari wave [d] dari wave 4 pada pola triangle,” tutur dia.

Buy on Weakness: 925-1.050

Target Price: 1.120, 1.170

Stoploss: below 905

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) - Buy on Weakness

Saham BWPT terkoreksi 1,12% ke 88 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya menuturkan, saat ini, posisi BWPT diperkirakan berada pada bagian awal dari wave [ii] dari wave C.

Buy on Weakness: 82-88

Target Price: 97, 102

Stoploss: below 81

 

4.PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Buy on Weakness

Saham HRUM menguat 5,99% ke 885 dan disertai oleh peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi HRUM saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” kata Herditya.

Buy on Weakness: 830-855

Target Price: 925, 970

Stoploss: below 815

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG 3 Agustus 2026

Layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan saham Senin, (3/8/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham melemah dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran 17.978.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dututp melemah 0,03% menjadi 6.234,49. Indeks saham LQ45 bertambah 0,43% menjadi 623,93. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.273,32 dan level terendah 6.212,55. Sebanyak 348 saham melemah sehingga bebani IHSG. 292 saham menguat dan 150 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.327.906 kali dengan volume perdagangan saham 38,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.978.

Mayoritas sektor saham memerah kecuali sektor saham consumer siklikal naik 1,64%, sektor saham kesehatan bertambah 1,26% dan sektor saham basic mendaki 0,50%.

Sementara itu, sektor saham teknologi merosot 1,52%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham properti melemah 0,77%, sektor saham energi tergelincir 0,76%. Lalu sektor saham industri merosot 0,54%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,08%.

Selanjutnya, sektor saham keuangan turun 0,32%, sektor saham properti terperosok 0,77%, sektor saham infrastruktur tergelincir 0,12% dan sektor saham transportasi melemah 0,04%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya