Liputan6.com, Jakarta - Roda macet, koper penyok, hingga isi bagasi yang berantakan kerap mewarnai perjalanan, termasuk milik sejumlah selebritas. Dalam pembukaan pop-up store JULY di Plaza Indonesia beberapa waktu lalu, mereka membagikan pengalaman langsung tentang "drama koper" yang pernah dialami. Di sisi lain, Sheila Dara Aisha mengaku belum pernah mengalami situasi serupa.
Morgan Oey, Karina Nadila, Agatha Christie, Fita Anggriani, Alika Islamadina, dan Dhea Ananda hadir dan bergantian menceritakan momen yang membuat perjalanan kurang nyaman. Ragam insiden itu memperlihatkan betapa detail kecil pada koper bisa berpengaruh besar saat mobilitas sedang tinggi.
Advertisement
Kisah-kisah tersebut menjadi pengingat bahwa memilih koper kini tidak lagi sekadar urusan desain. Kualitas roda, bobot yang ringan namun kuat, serta aspek keamanan semakin dipertimbangkan seiring tren traveling yang kian dinamis.
Cerita Selebritas di Pop-Up JULY
Morgan Oey membuka kisahnya soal bagasi yang sempat merepotkan.
"Kopernya sih belum pernah hilang, jangan sampai. Tapi koper penyok," kata Morgan Oey.
Alika Islamadina menambahkan pengalaman pribadi terkait akses koper.
"Lupa password koper sih," kata Alika Islamadina.
Karina Nadila menyoroti bagian koper yang paling krusial baginya saat berpindah tempat.
"Patah ya di sini (handle koper). Kalau handle ini patah, itu udah nightmare banget," kata Karina Nadila.
Dhea Ananda juga pernah mendapati kondisi kopernya rusak setelah perjalanan.
"sampai-sampai koperku bolong," cerita Dhea Ananda.
Agatha Christie mengalami kasus koper yang salah tujuan saat penerbangan internasional.
"Aku pernah koperku salah dikirim. Jadi flight-ku ke Turki, tapi koperku sampainya ke Jeddah," ujar Agatha Christie.
Fita Anggriani menceritakan kendala roda dan ritsleting yang bermasalah.
"Roda patah. Karena mungkin keberatan dan udah tua aja (kopernya). Sama jebol zippernya," cerita Fita Anggriani.
Berbeda dengan lainnya, Sheila Dara Aisha mengaku belum pernah berhadapan dengan "drama koper" selama bepergian.
"Jujur, belum pernah. Aku travelling banyak hokinya ya," kata Sheila Dara Aisha.
Teknologi dan Material yang Menjawab Kebutuhan Traveler
Sejalan dengan meningkatnya mobilitas, koper dipandang sebagai investasi jangka panjang. Material yang kokoh, sistem keamanan yang andal, roda yang nyaman, hingga fitur pelacakan menjadi nilai tambah penting agar perjalanan terasa lebih tenang.
Menjawab kebutuhan tersebut, brand asal Australia, JULY, yang baru hadir di Indonesia, merancang lini koper berbasis tantangan yang umum dihadapi traveler. Alih-alih hanya mengandalkan tampilan minimalis, pengembangannya diarahkan pada fungsi yang memudahkan pengguna sepanjang perjalanan.
Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah CaseSafe™, sistem pengunci yang kompatibel dengan jaringan Apple Find My maupun Google Find Hub. Fitur ini memungkinkan pengguna melacak lokasi koper ketika tertinggal atau salah penanganan.
Seluruh koper JULY memakai cangkang polikarbonat Jerman berstandar aerospace-grade. Bentuk cangkang yang melengkung membantu menjaga kekuatan struktur sekaligus melindungi isi bagasi tanpa membuat koper terasa berat.
Untuk mobilitas yang lebih mulus, JULY menghadirkan SilentMove™ 360° Spinner Wheels yang dirancang agar halus dan senyap di berbagai permukaan. Detail tersebut menjadi krusial bagi pengguna yang kerap berpindah terminal bandara atau berjalan di area perkotaan.
Di bagian interior, Y-Strap Compression System membantu menjaga barang tetap rapi selama perjalanan, sekaligus mengoptimalkan ruang penyimpanan sehingga penataan menjadi lebih efisien.
Disesuaikan Kebutuhan Perjalanan
JULY membedakan produknya tidak hanya berdasarkan ukuran. Classic Range tersedia dari ukuran kabin hingga checked luggage, dirancang sebagai koper serbaguna untuk beragam jenis perjalanan.
Trunk Range menawarkan konstruksi tanpa ritsleting, memberikan sistem penyimpanan yang lebih terstruktur sekaligus menambah rasa aman bagi pengguna yang membutuhkan proteksi ekstra.
Pilihan lain adalah Capsule, koper kabin 21 inci dengan kompartemen depan magnetis. Desain ini memudahkan pengguna mengambil laptop, dokumen, atau barang penting tanpa membuka seluruh isi koper.
Seluruh koleksi koper JULY dapat dipersonalisasi melalui layanan Inked™, memungkinkan setiap koper memiliki identitas yang lebih personal sekaligus mudah dikenali di area pengambilan bagasi.