Liputan6.com, Jakarta - Kaki pegal setelah memakai heels menjadi salah satu keluhan yang sering muncul usai menghadiri pesta, bekerja, atau menjalani aktivitas formal dalam waktu lama. Sepatu hak tinggi memang dapat menunjang penampilan dengan memberikan kesan kaki lebih jenjang dan elegan, tapi penggunaan berjam-jam dapat membuat kaki menerima tekanan lebih besar.
Rasa tidak nyaman biasanya mulai terasa setelah heels dilepas. Telapak kaki dapat terasa nyeri, jari-jari menjadi kaku, bahkan muncul lecet atau pembengkakan pada sebagian orang. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan, terutama bagi mereka yang rutin menggunakan sepatu hak tinggi dalam aktivitas sehari-hari.
Advertisement
Heels mengubah cara tubuh mendistribusikan berat badan. Posisi tumit yang lebih tinggi membuat tekanan beralih ke bagian depan kaki sehingga otot, sendi, dan jaringan di area tersebut bekerja lebih keras. Tekanan yang terus berlangsung dalam waktu lama akhirnya memicu rasa pegal dan nyeri.
Penggunaan heels dalam durasi panjang juga membatasi gerakan alami kaki. Otot betis dan tendon Achilles berada dalam posisi lebih pendek, sementara jari-jari kaki terdorong ke bagian depan sepatu. Mengutip Wildfire Shoes, Senin, 3 Agustus 2026, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kaki terasa lelah setelah seharian mengenakan heels.
Meski sering terjadi, rasa pegal setelah memakai heels tetap perlu ditangani. Memberikan waktu istirahat dan perawatan sederhana dapat membantu mengurangi ketegangan pada otot serta jaringan kaki.
Istirahatkan Kaki dan Redakan Ketegangan Otot
Setelah melepas heels, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memberi waktu bagi kaki untuk beristirahat. Mengganti sepatu hak tinggi dengan alas kaki yang lebih nyaman dapat membantu mengurangi tekanan pada telapak kaki dan mengembalikan posisi alami otot serta sendi setelah bekerja lebih keras.
Rasa pegal juga dapat dikurangi dengan merendam kaki menggunakan air hangat selama 15–20 menit. Suhu hangat membantu mengendurkan otot yang tegang sekaligus memberikan sensasi rileks setelah beraktivitas sepanjang hari.
Pijatan ringan pada telapak kaki turut membantu meredakan ketegangan. Pijatan dapat dilakukan menggunakan tangan atau dengan bantuan benda sederhana seperti bola tenis maupun botol yang digulirkan perlahan di bawah telapak kaki untuk memberikan tekanan lembut.
Lakukan Peregangan
Kaki yang terasa kaku setelah menggunakan heels dapat dipulihkan dengan melakukan peregangan ringan. Gerakan ini membantu mengurangi ketegangan pada otot betis, telapak kaki, serta tendon Achilles yang bekerja lebih keras saat menopang tubuh dalam posisi berhak tinggi.
Peregangan sederhana, seperti menarik otot betis secara perlahan atau menekuk dan meluruskan jari-jari kaki, dapat membantu menjaga fleksibilitas sekaligus mengurangi rasa tidak nyaman.
Proses pemulihan juga dapat dilakukan dengan mengompres area yang terasa nyeri menggunakan kompres dingin selama beberapa menit. Suhu dingin membantu meredakan rasa sakit dan pembengkakan ringan yang mungkin muncul setelah kaki beraktivitas seharian.
Kaki yang masih terasa nyeri sebaiknya tidak langsung dipaksa kembali memakai heels agar otot dan jaringan memiliki waktu untuk beristirahat.
Pilih Heels yang Tepat untuk Mencegah Nyeri
Mengurangi rasa pegal setelah memakai heels tidak hanya dilakukan melalui perawatan setelah beraktivitas. Pemilihan sepatu yang sesuai ukuran dan memiliki desain yang mampu menopang kaki juga penting untuk mencegah munculnya rasa tidak nyaman.
Heels yang terlalu sempit atau memiliki hak terlalu tinggi dapat meningkatkan tekanan pada telapak kaki sehingga nyeri lebih mudah muncul.
Memberikan jeda sebelum kembali menggunakan sepatu hak tinggi menjadi langkah lain yang perlu diperhatikan. Menggunakan sepatu datar atau alas kaki yang lebih nyaman pada hari berikutnya membantu otot dan sendi memulihkan kondisi setelah bekerja lebih keras.
Kebiasaan sederhana ini memberi kesempatan bagi kaki untuk beradaptasi dan mengurangi risiko ketegangan akibat menopang berat tubuh dalam posisi berbeda selama berjam-jam.