Real Madrid Ultimatum Vinicius Junior, Ajukan Tawaran Kontrak Terakhir

Negosiasi kontrak baru Real Madrid dan Vinicius berlangsung hampir setahun.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 01 Agustus 2026, 08:00 WIB
Sepanjang pertandingan, Maroko justru tampil lebih agresif pada babak pertama. Mereka membuka keunggulan lewat gol Ismael Saibari sebelum akhirnya Brasil menyamakan kedudukan melalui Vinícius Júnior. (AP Photo/Adam Hunger)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid dikabarkan telah mengajukan tawaran kontrak terakhir kepada Vinicius Junior di tengah ketertarikan serius dari Arsenal. Klub raksasa Spanyol itu ingin segera mengakhiri negosiasi yang telah berlangsung hampir satu tahun, sekaligus memastikan masa depan sang penyerang sebelum dimulainya musim La Liga 2026/2027.

Masa depan Vinicius di Santiago Bernabeu masih belum menemui titik terang. Meski Real Madrid bertekad mempertahankan pemain asal Brasil tersebut, pembicaraan kontrak baru hingga kini belum menghasilkan kesepakatan.

Arsenal, yang baru saja menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, disebut menjadi salah satu klub yang paling berminat mendatangkan Vinicius. Namun, berbagai laporan sebelumnya menyebutkan bahwa sang pemain diperkirakan tetap bertahan di Madrid setidaknya hingga bursa transfer musim panas ini berakhir.

Musim yang Tidak MaksimalVinicius menjalani musim 2025/2026 yang dinilai kurang memuaskan jika dibandingkan dengan standar performanya sendiri. Dalam 36 pertandingan La Liga, pemain berusia 26 tahun itu mencetak 16 gol dan menyumbang lima assist.

Meski tampil cukup produktif, kontribusinya belum mampu membawa Real Madrid mempertahankan gelar liga. Los Blancos harus puas finis di posisi kedua klasemen, berada di belakang rival abadi mereka, Barcelona.

Kekecewaan Vinicius juga berlanjut di level internasional. Bersama tim nasional Brasil, ia gagal melangkah jauh di Piala Dunia setelah timnya tersingkir pada babak 16 besar oleh Norwegia yang diperkuat Erling Haaland.

 


Proposal Terakhir Real Madrid

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, tampak kecewa setelah ditaklukkan Bayern Munchen pada laga leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Menurut laporan media Spanyol MARCA, Real Madrid telah mengajukan tawaran kontrak yang bersifat final kepada Vinicius. Klub tidak akan lagi mengubah proposal yang telah diajukan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa pelatih yang kembali menangani Real Madrid, Jose Mourinho, ingin menjadikan Vinicius sebagai bagian penting dari proyek kebangkitan klub.

Salah satu kendala utama dalam negosiasi adalah masalah gaji. Vinicius dikabarkan menginginkan bayaran setara dengan pemain bergaji tertinggi Kylian Mbappe. Namun, manajemen klub tidak bersedia mengubah struktur penggajian yang telah diterapkan.

Jika kesepakatan baru gagal dicapai, Real Madrid disebut tidak menutup kemungkinan melepas Vinicius pada bursa transfer musim panas ini. Situasi tersebut diperkirakan akan memicu persaingan sejumlah klub besar untuk mendapatkan tanda tangannya.

 


Arsenal Siap Memanfaatkan Peluang

Gol pemain depan Real Madrid, Vinicius Junior, pada menit ke-73 mengubah skor menjadi 1-1. Tampak dalam foto, penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, merayakan golnya selama pertandingan pekan ke-25 La Liga 2025/2026 melawan Osasuna di Stadion El Sadar, Pamplona pada Sabtu 21 Februari 2026 waktu setempat atau Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA/AFP)

Arsenal menjadi salah satu klub yang terus memantau perkembangan negosiasi tersebut. Selain The Gunners, sejumlah klub dari Liga Pro Arab Saudi juga dikabarkan siap memenuhi tuntutan gaji Vinicius apabila sang pemain benar-benar tersedia di pasar transfer.

Bagi Arsenal, kehadiran Vinicius dianggap sebagai solusi ideal untuk memperkuat sektor sayap kiri. Pada musim lalu, tim asuhan Mikel Arteta dinilai terlalu bergantung pada serangan dari sisi kanan yang dipimpin Bukayo Saka.

Setelah melakukan evaluasi terhadap musim 2025/2026, manajemen Arsenal dikabarkan memprioritaskan perekrutan pemain sayap kiri kelas dunia guna menciptakan keseimbangan dalam lini serang.

Kebutuhan tersebut semakin mendesak setelah Leandro Trossard hengkang ke Besiktas. Sementara itu, Gabriel Martinelli disebut belum sepenuhnya diyakini untuk menjadi pilihan utama secara konsisten.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya