Purbaya Mau Lapor Prabowo Sebelum Kucurkan Tambahan Dana ke Daerah

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pihaknya menunggu arahan Presiden Prabowo mengenai tambahan dana ke daerah.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 31 Juli 2026, 21:30 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan melaporkan hitung-hitungan kebutuhan tambahan anggaran transfer ke daerah (TKD) ke Presiden Prabowo Subianto. Sekitar 490 daerah bakal menerima tambahan TKD tersebut.

Purbaya mengatakan, sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk tambahan TKD tersebut. Namun, keputusannya lebih dahulu menunggu arahan Prabowo.

"Itu sudah kita hitung butuhnya berapa kira-kira, menunggu arahan Bapak Presiden. Belum, belum dihitung. Belum, kita belum detail, belum bisa diumumkan (jumlah anggaran)," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Meski belum mau mengungkap anggaran yang disiapkan, Purbaya menjamin angkanya mampu untuk menambah TKD ke sekitar 490 daerah. "Itu sih harusnya cukup buat daerah-daerah itu tapi saya tunggu petunjuk bapak Presiden," ucap dia.

Bendahara Negara memastikan akan melaporkan lebih dahulu hasil hitungannya kepada Kepala Negara. Saat ini pihaknya sudah melakukan hitungan awal kebutuhan anggarannya.

"Yaa sekitar segitu lah (490 daerah). Tapi ini masih harus diluruskan dulu, baru hitung di atas kertas coret-coretan saja, nanti saya ngadep bapak Presiden kalau beliau setuju ya kita iniin, kalau enggak ya, ini keputusan bapak Presiden semuanya. Jadi saya menunggu petunjuk bapak Presiden," jelas dia.

Siapkan Anggaran Buat Daerah

Sebelumnya, Purbaya menyatakan pemerintah memantau kondisi fiskal seluruh pemerintah daerah untuk memastikan kemampuan membayar gaji pegawai, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), setelah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Pemerintah membuka peluang memberikan tambahan dana kepada daerah yang mengalami keterbatasan fiskal.

Purbaya mengatakan pemerintah telah memetakan daerah yang berpotensi mengalami kesulitan membiayai gaji pegawai maupun kebutuhan layanan dasar. Menurut dia, jumlah daerah yang berpeluang memperoleh tambahan dana dapat mencapai sekitar 490 daerah, bergantung pada arahan Presiden.

“Sejak ada pemotongan TKD, kita menghitung mungkin ada daerah yang tidak bisa survive atau uangnya kurang untuk membayar gaji atau minimum activity. Jadi saya monitor setiap daerah di seluruh Indonesia,” ujar Purbaya di Kantor LPS, Selasa, 28 Juli 2026.

 

490 Daerah Bisa Dapat Tambahan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantornya, Jumat (27/3/2026). Purbaya memastikan ekonomi Indonesia masih baik. (Liputan6.com/Gagas)

Purbaya menjelaskan pemerintah terus menghitung kebutuhan tambahan anggaran bagi masing-masing daerah yang mengalami kekurangan fiskal. Hasil perhitungan tersebut akan menjadi dasar pemberian dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Mungkin sampai seluruhnya 490 daerah yang akan mendapatkan tambahan dana, tapi itu tergantung nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa. Jadi peluangnya ada,” kata Purbaya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya