Spotify Rilis Running Mode untuk Pecinta Olahraga Lari, Ini Cara Kerjanya

Spotify memperkenalkan berbagai fitur terbaru, salah satunya Running Mode. Bagaimana cara kerjanya?

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 01 Agustus 2026, 09:08 WIB
Ilustrasi aplikasi spotify. (Photo by Sara Kurfeß on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Spotify meluncurkan beberapa fitur terbaru, namun tak semuanya tersedia di Android. Salah satunya, pengguna bisa menambahkan catatan teks pada lagu-lagu di playlist secara publik.

Selain itu, Spotify juga menghadirkan pembaruan lebih besar untuk iOS melalui Running Mode, memungkinkan penyusunan playlist khusus untuk menyesuaikan sesi olahraga. Demikian sebagaimana dikutip dari Android Authority, Sabtu (1/8/2026).

Lewat postingan blog, Spotify menjelaskan rincian terkait Running Mode. Fitur yang baru tersedia di iOS ini memungkinkan pengguna menyesuaikan playlist dengan memilih salah satu dari 25 preset awal jenis musik. Pengguna bisa menentukan jenis musik, durasi playlist, serta tempo lagu tersebut.

Running Mode dirancang dengan fitur Prompted Playlists yang diperkenalkan awal tahun ini, di mana mampu membuat playlist khusus berdasarkan input teks pengguna.

Disebutkan Spotify, playlist untuk olahraga merupakan salah satu penggunaan populer dari fitur tersebut. Selain itu, Running Mode juga menambahkan pilihan menyisipkan “panduan audio opsional” (optional audio cues) di antara lagu-lagu.

Untuk iOS dan Android, Spotify sedang meluncurkan fitur baru, yaitu User Notes. Dengan fitur ini, kamu bisa menambahkan komentar berupa teks pada lagu-lagu yang ada di playlist kamu dan komentar tersebut sifatnya publik sehingga dapat dilihat siapa pun, terutama pengikut.

Kedua fitur ini sudah tersedia untuk pengguna berlangganan Spotify Premium di negara tertentu, termasuk AS. Masih belum pasti kapan Running Mode akan diluncurkan bagi pengguna Android.

Cara Tingkatkan Kualitas Suara di YouTube Music

Di sisi lain, YouTube Music tidak menawarkan kualitas suara terbaik bahkan untuk pelanggan Premium. Jika ingin audio lossless, platform musik lain seperti Amazon Music, Apple Music, Spotify dan Tidal bisa menjadi pilihan.

Namun, YouTube Music memiliki kelebihan dalam memberikan unggahan tidak resmi, rekaman pertunjukan langsung, remix, dan lagu-lagu langka. Apapun pilihan kamu, YouTube Music bisa diubah menjadi lebih baik dari setting-an bawaan.

Secara bawaan, YouTube Music menggunakan pengaturan bitrate Normal, dengan batas maksimum 128 kbps, cocok untuk penghematan data namun tidak dengan kualitas suara tinggi. Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Rabu (29/7/2026).

Pengaturan paling tinggi berada di 256 kbps, dapat menghasilkan suara lebih jernih, terutama jika menggunakan headphone atau speaker berkualitas bagus. Pengaturan ini membutuhkan data lebih besar, sehingga kamu perlu koneksi internet kencang dan paket data yang memadai.

Syarat utama mendapatkan kualitas audio terbaik, kamu harus berlangganan YouTube Music Premium, mulai dari USD 12 (Rp 216.300) per bulan atau YouTube Premium mulai dari USD 16 (Rp 288.400) per bulan.

 

Begini Caranya

Pengaturan pada aplikasi ini sedikit berbeda pada Android dan iOS, selain itu, pilihannya sama.

  1. Buka aplikasi YouTube Music
  2. Ketuk foto profil kamu dan buka Pengaturan (Settings).
  3. Pilih opsi “Penghematan data” (Data saving) di Android, dan untuk iPhone, pilih “Pemutaran & pembatasan” (Playback & restrictions).
  4. Ubah “Kualitas audio di jaringan seluler” (Audio quality on mobile network) dan “Kualitas audio di Wi-Fi” (Audio quality on Wi-Fi) menjadi “Tinggi” (High) atau “Selalu Tinggi” (Always High).

Sebagai catatan, “Tinggi” menggunakan 256 kbps ketika koneksi internet kamu kencang, sementara “Selalu Tinggi” mencoba mempertahankan kualitas bahkan saat koneksi buruk.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya