Liputan6.com, Jakarta - Chanel kembali menggeser batas aksesori mode dengan meluncurkan Geometry Set mewah dalam Pre-Fall/Fall Winter 2026 Pre-Collection. Alih-alih sekadar perlengkapan gambar, set penggaris ini dihadirkan sebagai objek fesyen yang memadukan fungsi sehari-hari dengan sentuhan craftmanship khas maison.
Item ini langsung menyita perhatian para pencinta mode karena menjadi salah satu produk paling unik di musim tersebut. Chanel menempatkan alat tulis sebagai fashion statement, memadukan estetika rapi dengan utilitas yang akrab dalam keseharian.
Advertisement
Di dalamnya terdapat beberapa penggaris yang umum dijumpai dalam perlengkapan geometri. Chanel mengemasnya sebagai satu set aksesori yang terasa kontemporer, berkarakter, dan siap menjadi elemen gaya.
Geometry set ini mencakup penggaris lurus, segitiga, serta busur. Seluruh komponen berbasis logam, lalu dibalut kulit sapi muda (calfskin) berwarna hitam pada bagian pegangan, dengan sentuhan akhir berwarna perak pada elemen metalnya.
Perpaduan hitam dan silver menghadirkan kesan minimalis yang tetap memancarkan kemewahan khas Chanel. Kulit calfskin yang lembut mempertegas kenyamanan saat digenggam, sementara garis-garis metalik memberi aksen modern yang bersih.
Bukan hanya alat tulis, sejumlah pengamat menilai set ini lebih tepat dipandang sebagai collectible item atau objek desain yang layak dipajang sebagai bagian dari koleksi pribadi.
Eksplorasi Objek Sehari-Hari Ala Chanel
Pada presentasi koleksi Pre-Fall/Fall Winter 2026, Chanel mengeksplorasi cara menerapkan simbol-simbol maison ke benda keseharian. Logo Double C tidak hanya hadir pada aksesori dan busana, tetapi juga menghiasi objek yang biasanya tidak terkait dengan kategori luxury.
Langkah ini melanjutkan jejak Chanel yang sebelumnya pernah memperkenalkan raket tenis, papan selancar, hingga perlengkapan olahraga dengan balutan estetika rumah mode tersebut. Kini, alat tulis mendapatkan sentuhan serupa.
Kehadiran geometry set menegaskan bahwa kemewahan tidak terbatas pada tas atau sepatu. Sebuah penggaris pun dapat tampil sebagai pernyataan gaya ketika dikerjakan dengan material premium dan perhatian tinggi terhadap detail.
Banderol Resmi: Rp26,3 Juta di Indonesia
Berdasarkan situs resmi Chanel Indonesia, Geometry Set dari koleksi Pre-Fall Winter 2026 dibanderol Rp26.300.000. Di Amerika Serikat, aksesori yang sama dijual seharga US$1.350, atau sekitar Rp22 juta sebelum pajak dan biaya lainnya.
Bagi kolektor Chanel, nilai yang ditawarkan tidak semata soal fungsi. Daya tariknya terletak pada craftsmanship, eksklusivitas, serta statusnya sebagai bagian dari koleksi musiman yang diproduksi dalam jumlah terbatas.
Tren luxury stationery memang tengah mendapat tempat di kalangan pecinta desain dan fesyen. Buku catatan, pena, hingga perlengkapan kerja kian dipilih sebagai medium ekspresi personal. Melalui geometry set ini, Chanel menunjukkan kreativitas yang lahir dari benda sederhana, memadukan desain, seni, dan craftsmanship dalam satu paket.