Liputan6.com, Jakarta - Yogyakarta selalu punya daya tarik yang membuat orang ingin kembali, bukan hanya karena warisan budayanya, tetapi juga deretan kuliner legendaris yang melekat di hati para penikmatnya. Melalui episode terbaru Kuliner Pilihan ShopeeFood, kreator konten kuliner Dyo Kumoro atau yang akrab disapa Dyodoran mengajak penonton menjelajahi cerita di balik dua kuliner ikonik Yogyakarta yang telah lama menjadi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan.
Dalam penelusurannya, Dyodoran menyambangi Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia untuk menggali lebih dalam perjalanan bisnis, keistimewaan, serta cita rasa khas yang membuat kedua tempat makan ini tetap eksis dan selalu dipadati pelanggan. Setiap lokasi yang dikunjungi pun memberikan pengalaman berbeda, mulai dari kelezatan menu yang disajikan, atmosfer tempat makan, hingga kisah perjuangan para pemilik dalam membangun usahanya.
Advertisement
Seluruh momen tersebut dirangkum dalam video Kuliner Pilihan ShopeeFood yang dapat disaksikan melalui Instagram ShopeeFood dan YouTube Shopee Indonesia. Tak hanya menghadirkan cerita inspiratif di balik kuliner legendaris, video ini juga memperlihatkan pengalaman menikmati cita rasa khas Yogyakarta sekaligus kemudahan memesan hidangan favorit melalui ShopeeFood.
Dalam video tersebut, Dyodoran juga membagikan cara mudah menemukan dan memesan rekomendasi kuliner di ShopeeFood. "Pertama buka ShopeeFood, terus pilih Foodies Pick. Selanjutnya, cari deh sesuai yang kamu inginkan kayak Mie Sapi Gajahan ini. Jangan lupa pakai Diskon Rame Rame 45% sampai dengan Rp200.000,” ujarnya.
Lantas, seperti apa kisah dan keistimewaan dari Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia yang membuat keduanya begitu digemari? Berikut perjalanan Dyodoran menyusuri dua destinasi kuliner ikonis Yogyakarta tersebut.
Mie Sapi Gajahan: Konsisten Berinovasi, Cita Rasa Kian Diminati
Sempat viral di media sosial pada akhir 2024, Mie Sapi Gajahan yang berlokasi di Jalan Gejayan Palem Kecut, Karanggayam, Sleman, Yogyakarta, hingga kini masih menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga lokal maupun wisatawan. Berdiri sejak 2023, tempat makan ini awalnya hanya menyajikan mie dengan chili oil sebagai menu utama, menyasar mahasiswa dengan harga yang ramah di kantong.
“Target kita waktu pertama buka outlet itu mahasiswa, lama-lama banyak wisatawan yang penasaran mau ikut coba,” ujar Farid, Manajer Mie Sapi Gajahan.
Sesuai namanya, menu andalannya menggunakan topping daging sapi cincang yang dimasak dengan resep khas. Mie yang digunakan pun memiliki tekstur tipis dan pipih, menghadirkan sensasi kenyal di setiap gigitan. Dipadukan dengan porsi yang melimpah, tak heran jika hidangan ini menjadi favorit banyak pelanggan. Bahkan, dalam sehari Mie Sapi Gajahan dapat mengolah hingga 30 kilogram daging sapi untuk memenuhi tingginya permintaan.
Dalam kunjungannya, Dyodoran mencicipi tiga menu favorit pelanggan, yaitu Chili Oil Noodle with Collagen, Sweet & Spicy Noodle, dan Signature Noodle from St. Gejayan, yang menjadi menu paling laris.
"Mienya kenyal dan nggak putus," ujar Dyodoran pada suapan pertamanya. Menurutnya, tekstur mie yang tipis dan pipih berpadu dengan gurihnya minyak ayam, chili oil racikan sendiri, serta topping daging sapi cincang bercita rasa manis gurih menciptakan perpaduan rasa yang seimbang dan menggugah selera.
Di balik popularitasnya, Mie Sapi Gajahan terus berinovasi mengikuti kebutuhan pelanggan. Jika pada awal berdiri hanya menawarkan mi chili oil dengan topping daging sapi, kini pilihan menunya semakin beragam, mulai dari hidangan nasi hingga aneka topping seperti ayam, bebek, dan sapi. Beragam masukan pelanggan juga diwujudkan melalui pengembangan menu serta renovasi outlet demi menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih nyaman. Berkat upaya tersebut, Mie Sapi Gajahan kini mampu menjual hingga 500 porsi.
Nasi Telur Bahagia: Berawal Kesederhanaan, Kini Jadi Favorit Pelanggan
Perjalanan Dyodoran bersama ShopeeFood berlanjut ke Nasi Telur Bahagia, sebuah tempat makan yang membuktikan bahwa hidangan sederhana pun mampu mencuri hati banyak pelanggan. Berawal dari sepiring nasi dengan telur mata sapi dan aneka topping, kini restoran ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Yogyakarta.
Ahmad Ihsan, pemilik Nasi Telur Bahagia, bercerita bahwa ide usaha tersebut lahir dari keterbatasan modal. Alih-alih melihatnya sebagai hambatan, ia memanfaatkan kemampuan memasaknya untuk menciptakan menu yang sederhana, lezat, dan terjangkau.
“Tahun 2019 di saat Jogja lagi ramai-ramainya ayam geprek, saya memutuskan untuk membuka usaha Nasi Telur. Meski sempat dicibir, tetapi alhamdulillah kita terus berkembang,” kenang Ihsan.
Perjalanan usaha tersebut pun terus berbuah hasil. Dari yang semula hanya melayani pesanan pickup dan pesan antar karena belum memiliki area makan, kini Nasi Telur Bahagia telah berkembang menjadi outlet yang mampu menampung hingga 18 meja.
Selama mengunjungi Nasi Telur Bahagia, Dyodoran mencicipi tiga menu favorit, yaitu Nasi Telur Kulit Crispy, Nasi Telur Jamur Crispy, dan Nasi Telur Kikil. "Kalian bisa request telur setengah matang juga, terus diaduk pakai bumbunya gini. Mantap," ujar Dyodoran.
Seluruh menu dibuat menggunakan bahan baku pilihan dengan racikan bumbu ebi dan ketumbar khas Nasi Telur Bahagia. Komitmen dalam menjaga kualitas bahan baku dan konsistensi rasa membuat restoran ini menjadi salah satu merchant terlaris ShopeeFood di Yogyakarta.
Bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati kelezatan Mie Sapi Gajahan maupun Nasi Telur Bahagia tanpa harus mengantre, kedua merchant tersebut dapat dipesan dengan mudah melalui ShopeeFood. Keduanya juga telah masuk dalam kurasi Kuliner Pilihan ShopeeFood dan dapat ditemukan melalui fitur Foodies Pick, yang menghadirkan rekomendasi kuliner favorit pilihan pelanggan. Melalui program ini, ShopeeFood menghadirkan kemudahan bagipelanggan untuk menemukan kuliner lokal favorit sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha melalui ekosistem digital.