Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada pembukaan perdagangan saham Kamis (30/7/2026).
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik menjadi 6.110,28 dari posisi penutupan perdagangan kemarin di level 6.091,38. Saat dipantau pukul 09.03 WIB, IHSG masih menguat 0,58% menuju level 6.126,77.
Advertisement
Pada pukul 09.06 WIB, IHSG tetap berada di zona hijau dengan kenaikan 0,40% atau 23 poin menuju level 6.116,23.
Indeks saham LQ45 turut menguat 0,68% menjadi 610,73. Sebagian besar indeks saham acuan lainnya juga bergerak menghijau.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi di 6.131,88 dan level terendah di 6.106,54. Sebanyak 347 saham tercatat menguat sehingga berhasil menopang laju IHSG. Sementara itu, 126 saham melemah dan 185 saham stagnan.
Total volume perdagangan saham mencapai 2 miliar saham dengan nilai transaksi harian sebesar Rp 723 miliar. Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran US$ 1 bernilai Rp 18.055.
Dari 11 sektor saham, hanya ada satu sektor yang tertekan, yaitu sektor teknologi yang melemah tipis 0,05%.
Sebaliknya, sektor bahan baku (basic) memimpin penguatan dengan naik 1,18% dan mencatatkan kenaikan terbesar. Sektor cyclical menyusul dengan kenaikan 0,88%, serta sektor properti menguat 0,71%.
Prediksi IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Kamis, (30/7/2026). Area koreksi IHSG hari ini berada di kisaran 5.970-6.029. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melemah 0,64% ke 6.091, dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan IHSG pun masih berada di rentang moving average (MA) 20 harian dan MA60 pada perdagangan saham Rabu, 29 Juli 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave ©, cermati area 5.970-6.029, sebagai area koreksi.
“Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6.147-6.219,” kata Herditya dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.007,5.839 dan level resistance 6.266,6.377.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.000-6.130
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Sedangkan Herditya memilih saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Merdeka Copper Gold Resources Tbk (MDKA).
Rekomendasi Teknikal
1.PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Buy on Weakness
Saham ESSA menguat 1,65% ke 615 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. “Kami memperkirakan, posisi ESSA saat ini sedang berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave B, sehingga ESSA rawan terkoreksi membentuk wave [c],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 570-590
Target Price: 670, 695
Stoploss: below 555
2.PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Buy on Weakness
Saham INCO terkoreksi 2,32% ke 4,640 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan INCO pun kembali berada di bawah MA20. Herditya menuturkan, saat ini, posisi INCO diperkirakan berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c].
Buy on Weakness: 4.370-4.560
Target Price: 5.075, 5.425
Stoploss: below 4.240
3.PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Buy on Weakness
Saham INDF menguat 0,36% ke 6,875 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA200. “Kami perkirakan, posisi INDF sedang berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [b],” kata dia.
Buy on Weakness: 6.425-6.675
Target Price: 7.100, 7.300
Stoploss: below 6.350