Liputan6.com, Jakarta - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk menilai pengembangan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru harus didorong melalui industrialisasi dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Founder & Chairman Jababeka, S.D. Darmono, menyebut keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada regulasi yang menarik bagi investor serta kesiapan infrastruktur dasar.
Advertisement
Dalam pembekalan Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi, Darmono mengatakan bahwa kawasan transmigrasi serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membutuhkan pendekatan kebijakan yang berbeda dibanding Pulau Jawa. Menurutnya, insentif yang lebih kompetitif sangat diperlukan agar investor bersedia membangun usaha dari tahap awal.
"Kunci utama untuk menarik investor ke daerah adalah regulasi yang ramah dan kepastian infrastruktur. Regulasi di luar Jawa tidak bisa disamakan dengan di Pulau Jawa, sehingga harus ada diferensiasi insentif agar pengusaha mau masuk dan membangun dari nol," ujar Darmono, dikutip Kamis (30/7/2026).
Kunci Sukses Pengembangan Kawasan dan Peran Ekspedisi Patriot
Ia menjelaskan bahwa pengembangan kawasan harus ditopang oleh sinergi kebijakan, momentum yang tepat, serta kesiapan infrastruktur vital, seperti:
- Pelabuhan dan akses jalan
- Bandara
- Pasokan air, listrik, dan gas
- Jaringan telekomunikasi
Menurut Darmono, pembangunan daerah juga perlu diperkuat melalui kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah (konsep triple helix), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Lebih lanjut, Darmono mendorong para peserta Tim Ekspedisi Patriot untuk menjadi penggerak perubahan (agent of change) di daerah dengan membangun kolaborasi bersama masyarakat lokal dan mengeksekusi program secara cepat.
Sementara itu, peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026 asal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Iqbal, menyampaikan bahwa materi mengenai rantai nilai dan hilirisasi memberikan pemahaman praktis mengenai pengembangan ekonomi daerah.
"Materi terkait rantai nilai dan hilirisasi menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami, khususnya untuk memahami esensi rantai pemasaran komoditas dari perspektif sektor swasta," kata Iqbal.