Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto masih bergerak di zona merah pada perdagangan Kamis (30/7/2026). Mayoritas aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami koreksi dalam 24 jam terakhir, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), BNB, XRP, hingga Solana (SOL).
Mengutip data CoinMarketCap, Kamis pagi, Bitcoin masih menempati posisi teratas dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 1,27 triliun. Harga Bitcoin berada di level US$ 63.572,44 atau turun 0,48% dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, BTC telah terkoreksi 3,72%.
Advertisement
Ethereum juga berada di zona merah. Kripto terbesar kedua tersebut diperdagangkan di level US$ 1.893,81 setelah melemah 1,11% dalam sehari. Kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sekitar US$ 228,55 miliar. Dalam tujuh hari terakhir, ETH turun 1,97%.
Sementara itu, Tether (USDT) bergerak relatif stabil sebagai stablecoin. Harga USDT berada di level US$ 0,9988 atau naik tipis 0,01% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya mencapai US$ 183,84 miliar.
BNB turut mengalami tekanan. Harga BNB turun 0,21% dalam sehari menjadi US$ 570,58 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 75,98 miliar. Dalam sepekan, BNB melemah 0,16%.
USD Coin (USDC) cenderung stabil di level US$ 0,9998. Pergerakannya tidak berubah dalam 24 jam terakhir, sementara kapitalisasi pasar USDC tercatat sekitar US$ 72,1 miliar.
XRP hingga HYPE Masih Merah
Tekanan juga terjadi pada XRP. Aset kripto tersebut diperdagangkan di level US$ 1,06 setelah turun 0,91% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar XRP berada di kisaran US$ 66,78 miliar.
Koreksi XRP lebih dalam apabila dilihat dalam periode tujuh hari. Harga aset kripto tersebut telah turun 6,40% selama sepekan.
Solana (SOL) juga belum mampu keluar dari zona merah. Harga SOL berada di US$ 73,10 atau turun 0,89% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 42,37 miliar.
Dalam tujuh hari terakhir, Solana telah terkoreksi 6,56%, lebih dalam dibandingkan Bitcoin dan Ethereum.
Berbeda dengan mayoritas kripto berkapitalisasi besar, TRON (TRX) mencatat penguatan tipis. Harga TRX naik 0,18% dalam 24 jam menjadi US$ 0,3252 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 30,86 miliar. Namun, dalam sepekan TRX masih melemah 1,05%.
Hyperliquid (HYPE) mengalami tekanan lebih besar. HYPE turun 2,12% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 53,84. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran US$ 13,59 miliar.
Jika dilihat dalam tujuh hari, HYPE terkoreksi 9,38%, menjadikannya salah satu aset dengan tekanan terbesar di antara kripto berkapitalisasi pasar besar yang terlihat pada data tersebut.
Dogecoin (DOGE) juga masuk dalam kelompok kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Berdasarkan data yang terlihat, kapitalisasi pasar DOGE berada di kisaran US$ 10 miliar dengan volume perdagangan 24 jam sekitar US$ 587,82 juta.
Pasar Kripto Belum Lepas dari Tekanan
Pergerakan pagi ini menunjukkan tekanan terhadap pasar kripto belum sepenuhnya mereda. Bitcoin dan Ethereum sebagai dua aset kripto terbesar sama-sama mencatat penurunan, diikuti sejumlah altcoin seperti BNB, XRP, Solana, dan Hyperliquid.
Koreksi juga terlihat lebih jelas dalam periode sepekan. Bitcoin telah turun 3,72% dan Ethereum melemah 1,97%.
Tekanan lebih dalam terjadi pada sejumlah altcoin. XRP terkoreksi 6,40% selama tujuh hari, Solana turun 6,56%, sedangkan Hyperliquid merosot 9,38%.
Meski demikian, tidak semua aset bergerak turun dalam 24 jam terakhir. TRON menguat 0,18%, sementara stablecoin Tether naik tipis 0,01%. USD Coin relatif stagnan.
Investor tetap perlu mencermati pergerakan pasar karena harga aset kripto dapat berubah dengan cepat. Data CoinMarketCap tersebut merupakan gambaran harga pada saat pemantauan Kamis pagi dan dapat berubah seiring berlangsungnya perdagangan.