Komisaris EMAS Melepas 17,24 Juta Saham

Komisaris Merdeka Gold Resources (EMAS) Winato Kartono kini mengenggam 3,6% saham EMAS.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 Juli 2026, 12:02 WIB
Kenaikan cadangan bijih emas untuk Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Foto: Merdeka Gold Resources)

Liputan6.com, Jakarta - Komisaris PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Winato Kartono melepas saham EMAS pada akhir Juli 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (30/7/2026), Winato Kartono melepas 17.249.300 saham EMAS dengan harga Rp 6.088 per saham pada 27 Juli 2026. Dengan demikian, nilai penjualan saham EMAS itu mencapai Rp 105,01 miliar.

“Tujuan transaksi divestasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi pembelian saham EMAS, Winato Kartono memiliki 531,52 juta saham EMAS atau setara 3,60%. Sebelumnya, ia memiliki saham EMAS sebanyak 548,77 juta saham atau setara 3,72%.

Pada perdagangan saham Rabu, 29 Juli 2026, harga saham EMAS ditutup naik 1,22% menjadi Rp 6.200 per saham. Saham EMAS berada di level tertinggi Rp 6.325 dan terendah Rp 6.100 per saham. Kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 91,33 triliun.

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan saham Rabu, 29 Juli 2026. Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran 18.053.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 0,64% menjadi 6.091,38. Indeks saham LQ45 turun 0,25% menjadi 606,51.Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada sesi kedua perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 6.174,41 dan level terendah 6.029,32. Sebanyak 468 saham melemah sehingga menekan IHSG. 177 saham menguat dan 148 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.971.285 kali dengan volume perdagangan saham 40,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 23 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.053.

Dari 11 sektor saham, hanya tiga sektor saham yang menguat. Sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,11%, sektor saham kesehatan bertambah 0,08% dan sektor saham teknologi menanjak 0,18%.

Sementara itu, sektor saham properti turun 2,75%, dan catat penurunan terbesar. Sektor saham industri terpangkas 2,67%, sektor saham transportasi tergelincir 1,77%.

Emiten EMAS Temukan 445 Ribu Ons Emas di Kolokoa

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melaksanakan penambangan pertama (first mining) di Proyek Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. (Foto Merdeka Gold Resources)

Sebelumnya, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana atau maiden Mineral Resource Estimate (MRE) untuk Prospek Kolokoa. Prospek Kolokoa itu berlokasi sekitar 500 meter dari area Tambang Emas Pani, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sulawesi.

Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Kolokoa memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton (Mt) dengan kadar 0,33 g/t emas, atau setara dengan 445 ribu ons emas (koz). Penetapan ini menambah inventaris sumber daya mineral emas Tambang Emas Pani secara keseluruhan dari 7,0 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons emas (Moz), atau naik sekitar 6 persen, yang sekaligus memperkuat skala dan potensi pertumbuhan EMAS ke depan.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin menuturkan, estimasi sumber daya mineral perdana Kolokoa menunjukkan kapabilitas perseroan untuk mengonversi keberhasilan eksplorasi menjadi sumber daya mineral dalam waktu yang relatif cepat.

"Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas. Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun,” kata dia dikutip dari keterangan resmi, Senin, (8/6/2026).

Dengan lokasi yang dekat dengan operasi Tambang Emas Pani, Kolokoa berpotensi memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada dan memberikan sinergi operasional. Deposit ini juga memberi fleksibilitas tambahan dalam perencanaan tambang dan optimalisasi kadar bijih, sehingga dapat mendukung jalur pengembangan yang lebih efisien dan berpotensi meningkatkan keekonomian proyek.

 

Program Utama

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melaksanakan penambangan pertama (first mining) di Proyek Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. (Foto Merdeka Gold Resources)

Program utama penetapan sumber daya Kolokoa diselesaikan dalam periode sekitar enam bulan, antara November 2025 hingga April 2026. Program tersebut mencakup 54 lubang bor diamond drilling sepanjang 11.701,6 meter, yang dirancang untuk memahami bentuk, kontinuitas, dan distribusi kadar mineralisasi emas di Kolokoa, sekaligus memberikan tingkat keyakinan geologi yang memadai untuk mendukung estimasi sumber daya mineral perdana.

Pengujian metalurgi awal melalui metode bottle-roll menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi untuk material oksida, yakni 87 persen hingga 94 persen. Sementara itu, material transisi mencatat tingkat perolehan 81 persen hingga 92 persen, yang mendukung kesesuaian Kolokoa dengan operasi Tambang Emas Pani saat ini.

Sumber daya mineral Kolokoa dinilai masih terbuka untuk pengembangan lebih lanjut, dengan mineralisasi emas yang masih terbuka ke berbagai arah, termasuk ke utara, selatan, dan ke lapisan yang lebih dalam.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya