Liputan6.com, Jakarta - Hearts2Hearts menjadi wajah baru JetZ di tengah perubahan cara Gen Z melihat sosok yang mereka kagumi. Di tengah derasnya arus media sosial, citra serba sempurna perlahan mulai kehilangan daya tarik. Anak muda kini justru lebih mudah merasa terhubung dengan figur publik yang berani menunjukkan sisi autentik, jujur, dan apa adanya.
Bagi generasi Z, kepribadian yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari mampu membangun hubungan emosional yang lebih kuat daripada sekadar popularitas. Pergeseran preferensi ini turut memengaruhi cara brand membangun komunikasi dan kedekatan dengan konsumennya.
Advertisement
Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan JetZ saat menunjuk Carmen dkk sebagai wajah baru brand. Pemilihan duta merek tidak hanya didasarkan pada popularitas, tapi juga karakter yang dinilai mampu merepresentasikan nilai yang ingin disampaikan pada generasi muda.
"Mereka kita kenal tuh karakternya genuine, authentic, hangat, dan selalu membawa energi positif di saat mereka selalu berinteraksi," kata Brand Manager PT Indofood Fortuna Makmur Irvan Ferdiansyah saat jumpa pers di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Karakter setiap personel Hearts2Hearts dinilai selaras dengan semangat kampanye #JetZrekinAja yang mengajak anak muda menikmati momen sederhana, berani mengekspresikan diri, dan tidak merasa tertekan untuk selalu tampil sempurna.
Melalui pendekatan tersebut, JetZ ingin membangun komunikasi yang lebih relevan dengan gaya hidup dan nilai yang dekat dengan generasi Z.
Representasi Gen Z
Head of Marketing PT Indofood Fortuna Makmur Harry Wibowo menyambung di kesempatan yang sama, "Kita lihat Hearts2Hearts mempunyai energi yang pas banget. Mereka tuh idola global. Karakternya kalau kita lihat, kocak, easy going, dan tampil autentik apa adanya, mereka nggak ditutupin."
Karakter tersebut dinilai selaras dengan semangat Gen Z yang ingin menikmati setiap momen tanpa harus selalu tampil sempurna atau mengikuti ekspektasi orang lain.
Tak hanya mengubah cara memilih figur yang diidolakan, Gen Z juga membawa perubahan dalam cara mereka membangun kedekatan dengan sebuah brand. Jika sebelumnya popularitas menjadi salah satu daya tarik utama, kini anak muda lebih tertarik pada merek yang mampu menawarkan pengalaman dan nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Bangun Hubungan Sosial
Generasi Z kini mencari ruang untuk mengekspresikan diri, menikmati momen sederhana, dan membangun kebersamaan dengan orang-orang terdekat. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu inspirasi JetZ dalam menghadirkan kampanye #JetZrekinAja yang dirancang berdasarkan pengamatan terhadap keseharian anak muda.
"Kami ingin mengajak anak muda menikmati setiap momen agar lebih seru, berani menjadi diri apa adanya, dan menciptakan kebersamaan bersama orang-orang terdekat. Justru dari momen-momen sederhana itulah pengalaman yang paling berkesan,” ujar Irvan.
Melalui kampanye tersebut, JetZ ingin mengajak generasi muda untuk menikmati berbagai momen tanpa merasa harus selalu mengikuti ekspektasi. Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kedekatan dengan konsumen tidak hanya dibangun melalui produk, tetapi juga lewat pesan dan nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Hadirkan Berbagai Aktivitas
Sebagai bagian dari kampanye #JetZrekinAja, Hearts2Hearts tak hanya diperkenalkan sebagai wajah baru brand, tapi juga hadir dalam berbagai aktivitas yang mengajak generasi muda terlibat secara langsung.
Langkah ini menjadi upaya untuk hadir lebih dekat dengan keseharian Gen Z, bukan sekadar sebagai camilan, tapi juga bagian dari berbagai momen kebersamaan. Kemasan edisi spesial Hearts2Hearts juga akan hadir di pasaran sebagai bagian dari kampanye tersebut.
Melalui rangkaian kampanye ini, brand ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan generasi muda. Kehadirannya tidak hanya menawarkan produk, tapi juga menjadi bagian dari momen sederhana yang dinikmati bersama teman, keluarga, maupun komunitas.
Pesan tersebut sekaligus membawa semangat kebersamaan dan kebebasan berekspresi yang dekat dengan karakter Gen Z.