Liputan6.com, Jakarta - Maskapai Emirates resmi menghadirkan Crypto.com Pay sebagai pilihan pembayaran melalui situs web dan aplikasi selulernya. Fitur tersebut memungkinkan penduduk Uni Emirat Arab (UEA) yang memenuhi syarat menggunakan aset digital untuk memesan tiket penerbangan dengan harga dalam dirham UEA (AED).
Dikutip dari CoinMarketCap, Rabu (29/7/2026), pelanggan yang memiliki akun Crypto.com kini dapat memilih Crypto.com Pay ketika melakukan pembayaran. Transaksi diproses melalui entitas Crypto.com di Dubai dan diselesaikan dalam bentuk dirham UEA.
Advertisement
Dengan mekanisme tersebut, Emirates tidak perlu menyimpan mata uang kripto ataupun menanggung risiko dari volatilitas harga aset digital.
Bagi pengguna aplikasi Emirates, pelanggan akan diarahkan menuju aplikasi Crypto.com untuk menyetujui transaksi. Setelah pembayaran diproses, pengguna kembali ke aplikasi Emirates untuk memperoleh konfirmasi pemesanan dan tiket elektronik.
Sementara itu, pelanggan yang memesan melalui situs web Emirates akan mendapatkan kode QR. Kode tersebut dapat dipindai dan pembayaran kemudian disetujui melalui aplikasi Crypto.com.
Namun, Emirates belum mengumumkan daftar tetap aset digital yang dapat digunakan. Maskapai juga belum membeberkan batas transaksi maupun kemungkinan biaya tambahan.
Untuk saat ini, layanan tersebut hanya tersedia bagi penduduk UEA yang memenuhi persyaratan dan melakukan pemesanan dalam denominasi AED.
Butuh Satu Tahun
Peluncuran Crypto.com Pay merupakan kelanjutan dari rencana integrasi yang diumumkan Emirates pada Juli 2025. Ketika itu, Emirates dan Crypto.com menandatangani nota kesepahaman untuk menjajaki pembayaran menggunakan kripto serta kampanye promosi, dengan target implementasi pada 2026.
Deputy President and Chief Commercial Officer Emirates Adnan Kazim mengatakan, layanan tersebut memperluas pilihan pembayaran, khususnya bagi konsumen muda yang mengelola perjalanan dan keuangan melalui perangkat seluler.
Ia juga menyoroti waktu sekitar satu tahun dari penandatanganan kesepakatan hingga layanan diluncurkan. Hal tersebut dinilai menunjukkan lingkungan regulasi UEA yang mendukung inovasi di sektor pembayaran.
Sementara itu, President and Chief Operating Officer Crypto.com Eric Anziani menyebut integrasi dengan Emirates sebagai tonggak penting bagi produk pembayaran perusahaan.
Dalam mekanismenya, Crypto.com Pay menangani transaksi aset kripto yang dilakukan pelanggan. Sedangkan Emirates menerima penyelesaian pembayaran melalui infrastruktur pembayaran lokal yang telah diregulasi.
Skema tersebut membuat aset digital berfungsi sebagai sumber pembayaran bagi pelanggan, tanpa mengharuskan Emirates menerima atau menyimpan mata uang kripto secara langsung.
Didukung Regulasi
Ekspansi Crypto.com Pay di UEA turut ditopang regulasi setempat. Anak usaha Crypto.com di UEA menjadi penyedia layanan aset virtual pertama yang memperoleh lisensi Stored Value Facilities dari Central Bank of the UAE.
Persetujuan tersebut menyediakan jalur pembayaran teregulasi yang diperlukan untuk integrasi dengan sejumlah layanan, termasuk Emirates, Dubai Duty Free, dan layanan pemerintah.
Lisensi tersebut sebelumnya membuka akses penggunaan Crypto.com untuk pembayaran biaya layanan pemerintah UEA. Dalam prosesnya, aset digital milik pelanggan dikonversi dan kemudian ditransfer kepada entitas pemerintah dalam bentuk dirham.
Kehadiran pembayaran kripto di Emirates juga mendukung Dubai Cashless Strategy. Strategi tersebut menargetkan 90% transaksi keuangan di sektor publik dan swasta diproses secara digital pada akhir 2026.
Crypto.com sebelumnya bekerja sama dengan Dubai Finance untuk pembayaran pemerintah. Sementara itu, Emarat mulai mempersiapkan layanan pembayaran kripto di stasiun pengisian bahan bakar di UEA.
Crypto.com Pay mulai tersedia untuk pemesanan Emirates yang memenuhi persyaratan pada 28 Juli 2026. Hingga kini, belum ada jadwal mengenai perluasan layanan tersebut ke pasar di luar UEA.